Komisi E DPRD Sulsel Tinjau Proyek Renovasi RS Haji, Temukan Plafon dan Kamar Mandi Dikerja Asal-asalan

Muh Saddam
Muh Saddam

Rabu, 15 April 2026 19:03

Pimpinan dan anggota komisi e dprd sulsel, kunjungi RS Haji Makassar.
Pimpinan dan anggota komisi e dprd sulsel, kunjungi RS Haji Makassar.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Makassar, Rabu (15/4/2026), untuk memastikan proses renovasi berjalan baik tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

Kunjungan ini dipimpin Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Andi Tenri Indah. Dari hasil peninjauan, pihaknya menemukan sejumlah catatan penting dalam pelaksanaan proyek renovasi yang dibiayai melalui dana BLUD senilai Rp2,8 miliar.

“Dari hasil peninjauan, memang ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama agar kualitas pekerjaan bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Andi Tenri Indah.

Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp1,3 miliar dialokasikan untuk perbaikan fisik bangunan, sementara sisanya digunakan untuk pengadaan perlengkapan penunjang seperti tirai.

Proyek ini sendiri terbagi dalam tiga tahapan kontrak, di mana kontrak pertama senilai Rp216 juta telah rampung dan dibayarkan.

Namun, pada kontrak berikutnya, proses tender yang baru dilakukan pada November 2025 membuat waktu pengerjaan menjadi sangat terbatas, sehingga proyek tidak dapat diselesaikan hingga akhir tahun anggaran dan harus dilanjutkan melalui adendum ke tahun 2026.

Dalam peninjauan lapangan, Komisi E mendapati masih adanya beberapa bagian bangunan yang belum optimal, seperti plafon dan kamar mandi yang masih membutuhkan perbaikan.

Kondisi ini menjadi perhatian karena fasilitas tersebut berkaitan langsung dengan kenyamanan pasien.

Meski pihak kontraktor telah menyatakan pekerjaan selesai, Komisi E menegaskan bahwa pembayaran tidak boleh dilakukan sebelum seluruh pekerjaan benar-benar tuntas dan memenuhi standar kualitas.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan benar-benar berkualitas, karena ini menyangkut pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Komisi E juga menyoroti adanya tumpang tindih antara proses renovasi dan aktivitas pelayanan pasien.

Beberapa ruangan yang seharusnya direnovasi masih digunakan karena kebutuhan layanan dan pemenuhan standar KRIS dari BPJS Kesehatan.

Di sisi lain, aspek tata kelola proyek juga menjadi perhatian. Selama ini, pekerjaan renovasi diketahui berjalan tanpa pendampingan konsultan pengawas, sehingga tidak ada pihak independen yang memastikan kualitas pekerjaan sesuai standar.

Ke depan, Komisi E meminta agar setiap proyek didampingi konsultan pengawas sejak awal, serta proses pemilihan kontraktor dilakukan secara terbuka dan kompetitif.

Komisi E juga menilai peran Dewan Pengawas RSUD Haji perlu diperkuat agar lebih aktif dalam mengawal jalannya program, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi.

Meski demikian, Komisi E mengapresiasi langkah Direktur RSUD Haji, dr. Rachmawati Syahrir, yang dinilai menunjukkan komitmen untuk berbenah dan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak.

“Kami melihat ada upaya perbaikan. Ini penting untuk terus didorong agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin baik,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Utama RSUD Haji, dr. Rachmawati Syahrir, menyatakan kunjungan Komisi E bertujuan untuk melihat langsung kondisi pelayanan rumah sakit, termasuk mengevaluasi kelebihan dan kekurangan yang ada.

Ia juga menambahkn, terkait temuan kerusakan plafon di sejumlah ruangan, ia menjelaskan bahwa kondisi tersebut masih dalam masa pemeliharaan.

“Kerusakan plafon itu berada di ruang KRIS yang sudah direhabilitasi dan masih dalam fase pemeliharaan, sehingga akan segera diperbaiki,” ujarnya.

Hadir dalam inspeksi tersebut, Ketua Komisi E Andi Tenri Indah, Fadilah Fahriana, Fatma Wahyuddin, Syahrir, Yariana Somalinggi, Fatma Wahyuddin, Yeni Rahman, Andi Nirawati, H. Mahmud, Patarai Amir, H. Musakkar dan Achmad Fauzan Guntur.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik01 Oktober 2026 23:36
Resmi Ditutup, 134 Peserta Siap Ikuti Pelatihan Relawan Penegakan Hukum Pemilu Bawaslu Sulsel
Pedomanrakyat.com, Makassar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti ...
Metro01 Oktober 2026 23:13
Hari Kesaktian Pancasila, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Ajak ASN Hidupkan Nilai-Nilai Pancasila
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat untuk...
Nasional01 Oktober 2026 22:31
Pemerintah Siapkan Pembentukan Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Pemerintah menyiapkan pembentukan Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BP-GMN) untuk memperkuat tata kel...
Metro01 Oktober 2026 22:08
APBD-P 2026 Makassar Rp5,26 Triliun, Appi: Layanan Dasar dan Kebutuhan Warga Jadi Prioritas
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar bersama DPRD Kota Makassar resmi mengetok palu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (AP...