Bahaya Ngevape Ternyata Parah Banget, Paru-paru Bisa Begini

Nhico
Nhico

Minggu, 15 Januari 2023 17:11

Bahaya Ngevape Ternyata Parah Banget, Paru-paru Bisa Begini

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Beberapa orang menganggap rokok elektrik dan vape sebagai alternatif untuk berhenti merokok konvensional.

Faktanya, spesialis paru dari RS Paru Persahabatan dr Erlina Burhan, MSc, SpP(K) mengungkapkan menghirup rokok elektrik sebanyak 30 kali sama seperti merokok sebatang.

“Kandungan nikotin sekali hisap itu ada nol sampai 35 mikrogram nikotin. Namun, perlu diperhatikan, saat seseorang menghirup 30 kali hisapan itu bisa mencapai kadar nikotin 1 miligram,” ujar Erlina dalam media briefing bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Sabtu (14/1/23).

Artinya, penggunaan rokok elektrik dan vape berdampak buruk bagi paru-paru. Dikutip dari Hopkins Medicine, para ahli memiliki teori bagaimana rokok elektrik bisa merusak paru-paru.

“Vaping adalah sistem pengiriman yang mirip dengan nebulizer, yang mungkin akrab dengan penderita asma atau kondisi paru-paru lainnya, kata Stephen Broderick, ahli bedah kanker paru-paru di Johns Hopkins.

Vape melapisi paru-paru dengan bahan kimia yang berpotensi berbahaya, ramuan e-liquid biasanya mencakup beberapa campuran perasa, aditif aromatik, dan nikotin atau THC (zat kimia dalam ganja yang menyebabkan efek psikologis).

Selain itu, zat umum yang ditemukan dalam e-liquid saat dipanaskan dapat menimbulkan risiko bagi paru-paru, seperti diacetyl dan acrolein.

Semua itu diketahui dapat merusak saluran di paru-paru, termasuk juga formaldehyde, bahan kimia beracun yang dapat menyebabkan penyakit paru-paru dan berkontribusi pada penyakit jantung.

‘Popcorn Lung’

‘Popcorn lung’ adalah nama lain untuk bronchiolitis obliterans (BO), suatu kondisi langka yang diakibatkan oleh kerusakan saluran udara kecil di paru-paru.

BO awalnya ditemukan saat pekerja pabrik popcorn mulai sakit. Pelakunya adalah diacetyl, bahan tambahan makanan yang digunakan untuk mensimulasikan rasa mentega dalam popcorn microwave.

Diacetyl sering ditambahkan ke e-liquid beraroma untuk meningkatkan rasa. Menghirup diacetyl dapat menyebabkan jaringan perut permanen di cabang terkecil saluran udara yang membuat sulit bernapas, dan peradangan.

Pneumonia Lipoid

Berbeda dengan pneumonia biasa yang disebabkan oleh infeksi, pneumonia lipoid berkembang ketika asam lemak masuk ke paru-paru.

Pneumonia lipoid terkait vape adalah hasil dari menghirup zat berminyak yang ditemukan dalam e-liquid, yang memicu respons inflamasi di paru-paru.

Gejala pneumonia lipoid meliputi batuk kronis, sesak napas, batuk darah atau lendir bercampur darah. Menurut Broderick, hal terpenting untuk dilakukan adalah mengidentifikasi apa penyebabnya, dalam hal ini adalah vape.

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga04 Oktober 2026 10:08
IPSI Makassar Matangkan Persiapan 19 Atlet, Siap Turun di Enam Kategori dan Bidik 10 Emas di Porprov 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porpr...
Olahraga04 Oktober 2026 09:19
Ketua IKASI Fuad Azis Puji Dukungan KONI Makassar, Target Medali Porprov 2026 Dinaikkan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dukungan KONI Kota Makassar menjadi salah satu penopang persiapan Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Makassar men...
Metro04 Oktober 2026 08:48
Buka FIN Expo 2026, Wagub Fatmawati Ajak Masyarakat Akses Layanan Keuangan Legal
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus berkomitmen memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan l...
Metro04 Oktober 2026 07:37
Padel Jadi Cabor Ekshibisi di Porprov 2026, PBPI Makassar Fokus Pembinaan Atlet
Pedomanrakyat.com, Makassar – Olahraga padel yang semakin populer di Kota Makassar belum masuk sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan secara r...