Pedomanrakyat.com, Selayar – Bank Sulselbar Cabang Selayar menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Kepulauan Selayar melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani jagung. Dukungan pembiayaan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi strategis bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dalam menyukseskan Program GEMETAR (Gerakan Menanam Batara/Jagung).
Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Selayar, Muh. Nasrum, menegaskan bahwa Bank Sulselbar siap menjadi mitra utama masyarakat petani melalui pembiayaan dengan bunga rendah dan sistem pembayaran yang ringan.
“Bank Sulselbar siap memfasilitasi kebutuhan masyarakat petani, termasuk pembiayaan pagar lahan dan kebutuhan pertanian lainnya. Setelah ada rekomendasi dari Dinas Pertanian, kami akan langsung menyalurkan pembiayaan dalam bentuk material agar tepat guna dan benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan pertanian,” ujarnya, Sabtu, 9 Mei 2026.
Baca Juga :
Menurut Muh. Nasrum, keterlibatan Bank Sulselbar dalam program tersebut merupakan bentuk nyata peran bank daerah dalam mendukung pembangunan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
“Sebagai bank daerah, Bank Sulselbar memiliki tanggung jawab untuk hadir mendukung program-program pemerintah yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat. Kami berharap program KUR ini dapat membantu petani lebih berkembang, meningkatkan hasil produksi, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Selayar,” tambahnya.
Untuk mendapatkan fasilitas KUR, masyarakat hanya perlu melengkapi persyaratan dasar seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), surat keterangan usaha pertanian dari pemerintah desa, serta rekomendasi dari Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Selayar.
Melalui skema pembiayaan tersebut, petani dapat memperoleh dukungan modal untuk kebutuhan pagar lahan, pupuk, pestisida, hingga biaya perawatan tanaman dengan bunga sekitar 0,5 persen per bulan.
Tak hanya itu, Bank Sulselbar juga menerapkan sistem pembayaran setelah masa panen sehingga memberikan ruang bagi petani untuk lebih fokus mengelola hasil usaha sebelum melakukan pembayaran cicilan.
Program KUR Bank Sulselbar ini dinilai menjadi solusi atas persoalan keterbatasan modal yang selama ini dihadapi masyarakat dalam mengembangkan budidaya jagung secara produktif dan berkelanjutan.
Berdasarkan estimasi, satu hektare lahan jagung mampu menghasilkan sekitar 8 hingga 10 ton jagung dengan potensi pendapatan kotor mencapai Rp54 juta per panen, sementara biaya produksi diperkirakan berkisar Rp10 juta hingga Rp15 juta per hektare.
Dengan dukungan pembiayaan dari Bank Sulselbar, diharapkan semakin banyak petani di Kepulauan Selayar yang terdorong mengembangkan usaha pertanian jagung sehingga mampu memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat daerah.

Komentar