Menhut Raja Juli Antoni Gaungkan Prinsip ‘Ecological Before Tourism’ di Forum PBB

Nhico
Nhico

Selasa, 12 Mei 2026 10:20

Menhut Raja Juli Antoni Gaungkan Prinsip ‘Ecological Before Tourism’ di Forum PBB

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan komitmen kuat Pemerintah Indonesia dalam perlindungan keanekaragaman hayati pada Sidang ke-21 United Nations Forum on Forests (UNFF21) di Markas Besar PBB, New York. Dalam forum internasional tersebut, Menhut menyoroti langkah strategis nasional yang menjadi pilar penguatan konservasi satwa dan pengelolaan kawasan konservasi di Indonesia, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Langkah tersebut adalah pembentukan Satuan Tugas Pembiayaan Inovatif untuk Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik. Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat pengelolaan taman nasional melalui skema pembiayaan yang inovatif, berkelanjutan, dan berorientasi jangka panjang. Mekanisme yang dikembangkan mencakup optimalisasi nilai ekonomi karbon serta penguatan ekowisata sebagai instrumen pendukung konservasi.

Menhut menegaskan bahwa arah pengembangan taman nasional di Indonesia ke depan harus berpijak pada prinsip keberlanjutan yang kokoh. Ia menekankan bahwa fungsi ekologis dan kelestarian biodiversitas tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan pemanfaatan kawasan.

“Pesan utama yang kami bawa adalah ‘Ecological Before Tourism’. Fungsi ekologis dan kelestarian biodiversitas harus didahulukan sebelum kita berbicara mengenai pengembangan pariwisata. Ekowisata harus menjadi alat untuk memperkuat konservasi, bukan sebaliknya,” tegas Menhut, Senin (11/5) waktu setempat.

Lebih lanjut, Indonesia membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan komunitas internasional, lembaga donor, dan sektor swasta global untuk mendukung skema pembiayaan baru tersebut. Melalui Satgas ini, Indonesia berupaya memastikan pengelolaan taman nasional berstandar kelas dunia yang tidak hanya mampu meningkatkan penyerapan karbon, tetapi juga melindungi spesies ikonik yang terancam punah.

“Kami mengundang kemitraan global untuk memperkuat pendanaan dan transfer teknologi dalam pengelolaan taman nasional. Dengan kolaborasi internasional, kita dapat memastikan bahwa kekayaan biodiversitas Indonesia terjaga demi keseimbangan ekosistem global,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menhut didampingi oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari, serta Direktur Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan sebagai bagian dari delegasi Republik Indonesia.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik12 Mei 2026 16:15
Andi Putriana Pimpin Konsolidasi hingga Akar Rumput, Komitmem Solidkan Kader PSI di Kepulauan Selayar
Pedomanrakyat.com, Selayar – Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kepulauan Selayar, Hj. Andi Putriana, membawa semangat perub...
Ekonomi12 Mei 2026 15:35
Bank Sulselbar Siap Biayai Petani Jagung Selayar, Dukung Program GEMETAR
Pedomanrakyat.com, Selayar – Bank Sulselbar Cabang Selayar menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pengembangan sektor pertanian di Kabupaten ...
Nasional12 Mei 2026 15:31
Miliki 23 Persen Mangrove Dunia, Indonesia Dorong Kemitraan Global Lewat World Mangrove Center
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Dalam rangkaian Sidang ke-21 United Nations Twenty-first United Nations Forum on Forests di Markas Besar PBB, New ...
Hiburan12 Mei 2026 15:13
Digelar Empat Hari, Wali Kota Makassar Akan Buka MIWF 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar untuk pertama kalinya terlibat langsung dalam penyelenggaraan Makassar International Writ...