Bantaeng Percepat Digitalisasi Retribusi untuk Dongkrak PAD

Nhico
Nhico

Rabu, 25 Februari 2026 18:26

Bantaeng Percepat Digitalisasi Retribusi untuk Dongkrak PAD
Pedomanrakyat.com, Bantaeng – Pemerintah Kabupaten Bantaeng resmi mempercepat digitalisasi keuangan daerah dengan meluncurkan sistem pembayaran retribusi berbasis digital. Langkah ini difokuskan untuk meningkatkan transparansi dan mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Peluncuran dilakukan dalam High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Bantaeng yang dibuka langsung Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Selasa (24/2/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Dari Komitmen Menuju Aksi Nyata”.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Bantaeng, Hj. Jumriatni Masyita, menjelaskan HLM TP2DD merupakan forum untuk mengevaluasi capaian, mengidentifikasi kendala, serta merumuskan langkah percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bantaeng, Bank Indonesia Sulawesi Selatan, dan Bank Sulselbar.

Dalam forum tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama TP2DD Kabupaten Bantaeng oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Ricky Satria, dan Bupati Bantaeng Muh. Fathul Fauzy Nurdin sebagai penguatan sinergi antarpemangku kepentingan.

Sebagai implementasi nyata, Pemkab Bantaeng meluncurkan digitalisasi pembayaran retribusi daerah yang mencakup retribusi persampahan, rekreasi, dan sarana olahraga. Peluncuran dilakukan bersama Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Departemen Produk Digital Bank Sulselbar. Pada kesempatan yang sama, Bank Sulselbar menyerahkan perangkat Mobile Cash Management (Mokab) untuk mendukung transaksi digital.

Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menekankan pentingnya percepatan implementasi digitalisasi yang terukur dan berdampak nyata. Berdasarkan hasil Championship TP2DD 2025, Kabupaten Bantaeng mencatat kenaikan peringkat dari posisi 41 pada 2024 menjadi 22 pada 2025, atau naik 19 peringkat, tertinggi kedua di Sulawesi Selatan setelah Kabupaten Gowa.

“Komitmen yang telah kita bangun bersama harus diwujudkan dalam implementasi yang konkret, terukur dan memberikan dampak nyata bagi Kabupaten Bantaeng,” tegasnya.

Melalui HLM TP2DD dan peluncuran digitalisasi retribusi daerah ini, Pemkab Bantaeng menegaskan arah kebijakan menuju tata kelola keuangan yang modern, transparan, dan akuntabel, sekaligus memperkuat transformasi digital dalam pelayanan publik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pimpinan Departemen Produk Digital PT Bank Sulselbar Desi Natalia, Pimpinan PT Bank Sulselbar Cabang Bantaeng H. Muh. Yusuf, kepala OPD lingkup Pemkab Bantaeng, camat, lurah, serta kepala desa se-Kabupaten Bantaeng.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro25 Juni 2026 23:32
Munafri Lantik 153 Imam Kelurahan, Akan Dapat Insentif dan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, berkomitmen untuk terus men...
Metro25 Juni 2026 22:25
Sulsel Borong Tiga Gelar Juara di PENAS XVII Gorontalo, Stand Agribisnis Terbaik Kategori Provinsi
Pedomanrakyat.com, Gorontalo – Kontingen Sulawesi Selatan menorehkan prestasi pada Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani Nelayan yang berlangsung d...
Olahraga25 Juni 2026 21:31
Supratman Terpilih Aklamasi, Ismail Dorong PBVSI Makassar Perkuat Pembinaan Voli
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Kota (Pengkot) PBVSI Makassa...
Metro25 Juni 2026 20:28
Fatmawati Rusdi Buka Business Forum IGS 2026, Tawarkan Potensi Investasi Sulsel kepada Delegasi 28 Negara
Pedomanrakyat.com, Makassar – Delegasi dari 28 negara menjajaki peluang investasi dan perdagangan di Sulawesi Selatan dalam Business Forum Indon...