Pedomanrakyat.com, Maros – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Maros resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026, Senin (15/6/2026). Sebanyak 379 petugas lapangan diterjunkan untuk mendata aktivitas ekonomi di 108 desa dan kelurahan yang tersebar di 14 kecamatan.
Menariknya, sekitar 80 persen petugas sensus merupakan perempuan. Pelepasan petugas dilakukan di Ruang Pola Kantor Bupati Maros.
Bupati Maros, Chaidir Syam, menginstruksikan seluruh camat, lurah, dan kepala desa agar mendukung penuh pelaksanaan sensus nasional tersebut.
Baca Juga :
Chaidir juga menjamin kerahasiaan data masyarakat dan pelaku usaha yang dihimpun petugas BPS.
“Tidak perlu takut memberikan data kepada petugas, karena data yang diberikan akan dijaga kerahasiaannya, terutama data perusahaan,” tegasnya.
Menurut mantan Ketua DPRD Maros itu, keterbukaan masyarakat dalam memberikan data sangat penting karena hasil sensus akan menjadi dasar penyusunan program pembangunan dan kebijakan strategis daerah.
Data yang akurat, kata Chaidir, akan menjadi acuan bagi Pemkab Maros dan DPRD dalam merumuskan arah pembangunan yang tepat sasaran di masa mendatang.

Komentar