Bupati Sinjai Ratnawati Lantik Pengurus DPC Paravetindo

Nhico
Nhico

Rabu, 26 November 2025 13:23

Bupati Sinjai Ratnawati Lantik Pengurus DPC Paravetindo
Pedomanrakyat.com, Sinjai – Program Inseminasi Buatan atau yang selama ini dikenal dengan Kawin Suntik dan oleh masyarakat Sinjai dikenal dengan istilah Sapi Kocci, selama puluhan tahun telah berkontribusi nyata dalam peningkatan kualitas dan produktivitas sapi yang ada di Sinjai dan meningkatkan pendapatan para peternak sapi kita. Kita sama-sama tahun bahwa sapi yang dihasilkan melalui Inseminasi Buatan ini mempunyai nilai yang jauh lebih tinggi dari sapi-sapi lokal yang ada. Kabupaten Sinjai menghasilkan sapi-sapi hasil IB berkualitas yang banyak diminati konsumen dari luar daerah.
Setiap tahun kabupaten Sinjai memberi kontibusi nyata dalam penguatan ketahanan pangan khususnya sector peternakan dari hasil program IB ini dengan menyuplai tidak kurang dari 5.000 ekor / tahun untuk daerah lainnya terutama Makassar dan Kalimantan. Terakhir 7 ekor sapi super hasil IB dari kabupaten Sinjai dibeli oleh bapak Prabowo Subianto untuk hewan Qurban atas nama Presiden RI.
Pernyataan ini disampaikan secara jelas oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif dalam acara Pelantikan dan Pengukuhan DPC Paramedik Veterineer dan Inseminator Indonesia (Paravetindo) Kabupaten Sinjai yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Selasa (25/11/2025).
Dalam kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan, Sekretaris Daerah Kab. Sinjai, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kab. Sinjai, Kepala Dinas Peternakan Kab. Bone serta Kepala OPD Kab. Sinjai, Bupati kembali menjelaskan bahwa organisasi DPC Paravetindo berfungsi untuk membantu pemerintah daerah melakukan pelayanan teknis Inseminasi Buatan dan pelayanan Kesehatan Hewan kepada peternak.
“Kedepan program IB ini kita akan dorong dilaksanakan secara mandiri. Para peternak diharapkan dapat berpartisipasi aktif secara mandiri dalam pembiayaan usahatani yang mereka usahakan, tanpa perlu lagi disubsidi oleh pemerintah. Subsidi secara bertahap didorong hanya untuk memenuhi pelayanan dasar yang dibutuhkan masyarakat. Hal ini juga disebabkan karena kemampuan fiskal pemerintah daerah yang sudah semakin rendah sebagai konsekwensi dari kebijakan anggaran pemerintah pusat.”
“Dalam konteks inilah anggota dari organisasi Paravetindo akan melaksanakan fungsinya membantu pemerintah daerah memberikan pelayanan kepada para peternak secara swadaya dari sisi pembiayaan. Ke depannya, pembiayaan dari pemerintah hanya akan diarahkan pada pelaksanaan program penugasan atau upaya khusus (upsus), seperti yang pernah dilaksanakan sebelumnya antara lain Sikomandan dan GBIB.” Jelas Bupati.
Pelantikan dan pengukuhan tersebut juga ditandai dengan penyerahan Izin Pelayanan Perkawinan Ternak (IPPT)
yang merupakan legalitas hukum dari pelayanan yang diberikan.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro25 Juni 2026 23:32
Munafri Lantik 153 Imam Kelurahan, Akan Dapat Insentif dan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, berkomitmen untuk terus men...
Metro25 Juni 2026 22:25
Sulsel Borong Tiga Gelar Juara di PENAS XVII Gorontalo, Stand Agribisnis Terbaik Kategori Provinsi
Pedomanrakyat.com, Gorontalo – Kontingen Sulawesi Selatan menorehkan prestasi pada Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani Nelayan yang berlangsung d...
Olahraga25 Juni 2026 21:31
Supratman Terpilih Aklamasi, Ismail Dorong PBVSI Makassar Perkuat Pembinaan Voli
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Kota (Pengkot) PBVSI Makassa...
Metro25 Juni 2026 20:28
Fatmawati Rusdi Buka Business Forum IGS 2026, Tawarkan Potensi Investasi Sulsel kepada Delegasi 28 Negara
Pedomanrakyat.com, Makassar – Delegasi dari 28 negara menjajaki peluang investasi dan perdagangan di Sulawesi Selatan dalam Business Forum Indon...