Pedomanrakyat.com, Barru – Aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru di Jakarta menjadi sorotan DPRD. Komisi II menilai kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Mess Pemkab Barru dinilai sangat minim dan jauh dari potensi sebenarnya.
Dalam rapat kerja, Selasa (14/4/2026), terungkap aset tersebut hanya menghasilkan sekitar Rp50 juta per tahun, meski berada di lokasi strategis ibu kota.
Ketua Komisi II DPRD Barru, Syamsul Rijal, menilai angka itu tidak rasional. Dari 12 kamar yang tersedia, delapan di antaranya disewakan, namun pendapatannya dinilai belum optimal.
Baca Juga :
“Ini belum mencerminkan potensi aset daerah kita di Jakarta,” tegasnya.
Komisi II pun mendesak langkah perbaikan, mulai dari penataan manajemen, penyesuaian tarif sesuai pasar, hingga membuka kerja sama dengan pihak profesional.
Selain itu, DPRD juga menyoroti lambannya lelang kendaraan dinas yang sudah tidak layak pakai. Pemkab diminta segera melelang aset tersebut agar tidak terus membebani anggaran.
Di akhir rapat, Komisi II menegaskan pentingnya transparansi dan pengelolaan aset yang produktif agar memberikan kontribusi nyata bagi PAD Barru.

Komentar