Cara PMI Distribusikan Logistik di Lokasi Banjir Sulit Dijangkau

Editor
Editor

Senin, 06 Januari 2020 12:13

Cara PMI Distribusikan Logistik di Lokasi Banjir Sulit Dijangkau

Pedoman Rakyat, Bogor – Palang Merah Indonesia (PMI) mendistribusikan logistik melalui jalur udara dengan menggunakan helikopter di Desa Cileuksa Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Senin (06/01/2020).

Bantuan yang didistribusikan berupa terpal, air mineral, popok bayi, tikar plastik, makanan siap saji. Desa Cileuksa merupakan salah satu desa yg terdampak longsor, lantaran berada didaerah ketinggian.

Dari Pantauan Udara dengan menggunakan heli PMI nampak puluhan titik longsoran dan sisa sisa banjir. Selain di Kabupaten Bogor, PMI juga akan menerjukan Helikopter ke Kabupten Lebak, Propinsi Banten yang mengalami Banjir Bandang dan Tanah longsor

Sementara itu, Ketua umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla, usai rapat dengan pengurus pusat di Markas Pusat PMI, menginstruksikan langsung agar menurunkan kendaraan Haglund, kendaraan yang dapat beroperasi di segala medan, dan Helikopter untuk membantu evakuasi dan distribusi bantuan ke wilayah yang masih sulit dijangkau di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dan Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Banten.

“Bantuan Haglund dan helicopter akan menambah dukungan PMI untuk membantu masyarakat terdampak banjir dan longsor,” kata Jusuf Kalla.

Rapat juga membicarakan pelayanan PMI sejak terjadi banjir, yaitu bantuan evakuasi dengan perahu karet, distribusi makanan serta logistic, pelayanan kesehatan, dan dukungan psikososial.

Kini pelayanan PMI difokuskan pada pemberian air bersih kepada masyarakat. Air bersih ini digunakan warga untuk membantu membersihkan rumah mereka yang terkena kotoran dan lumpur akibat banjir. PMI juga memobilisasi relawannya untuk melakukan penyemprotan disinfektan di rumah-rumah warga yang terkena banjir.

“Penyemprotan dilakukan untuk mengantisipasi kuman dan bakteri penyebab penyakit leptospirosis yang biasa muncul pasca banjir,” jelas JK

PMI mencatat berbagai bantuan yang masih dibutuhkan warga terdampak banjir dan longsor, antara lain tikar, tarpaulin, selimut, pakaian, pampers, pembalut dan makanan untuk bayi.

Terhitung hingga tanggal 5 Januari 2020, PMI telah mendistribusikan bantuan berupa 400 peralatan kebutuhan keluarga, 1250 peralatan kebersihan diri, 400 alat-alat kebersihan, 400 paket perlengkapan bayi dan 550 selimut.

“Kami juga memobilisasi 660 relawan PMI, 23 ambulans dan 13 tangki air,” sebut JK.(map)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah19 Oktober 2026 22:30
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Tekankan Pentingnya Kolaborasi Pemerintah, Penyuluh, dan Petani
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memperkuat sektor pertanian melalui pengaturan pola tanam, inovasi p...
Metro19 Oktober 2026 21:24
Direksi Parkir Temui Wali Kota, Paparkan Area Parkir dan Penataan di Tiga Kawasan Strategis
Pedomanrakyat.com, Makassar – Persoalan juru parkir (jukir) liar dan semrawutnya tata kelola parkir di Kota Makassar menjadi perhatian serius Wa...
Nasional19 Oktober 2026 20:39
Gabung PSI, Petrus Kasihiw Bidik Kursi Pimpinan DPRD Papua Barat-Modal Dua Periode Jadi Bupati
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membidik kursi pimpinan DPRD Papua Barat setelah menunjuk mantan Bupati Teluk ...
Metro19 Oktober 2026 20:19
Hari Jadi ke-357 Sulsel, Andi Sudirman Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Kerakyatan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untu...