Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan segera mencairkan bantuan subsidi upah (BSU) tahap kedua.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Faiziyah menyatakan institusinya telah menerima data sebanyak 2,4 juta pekerja dari BPJS Ketenagakerjaan.
“Seperti tahap pertama, kami akan padankan dengan data penerima program yang lalu, dan kami padankan juga apakah mereka PNS atau TNI-Polri,” kata Ida dalam keterangan pers bersama Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, seperti dikutip dari Antara, 16 September.
Jika seluruh proses verifikasi dan validasi berjalan lancar, BSU tahap kedua bisa disalurkan mulai pekan depan.
Ida mengimbuhkan, ada beberapa fase pematangan data pekerja penerima manfaat BSU.
Fase itu mencakup pencocokan dengan data Kementerian Sosial untuk memastikan tidak ada penerima manfaat yang tumpang tindih dengan bantuan sosial lainnya.
Misalnya, program kartu prakerja, program keluarga harapan (PKH), hingga bantuan presiden atau banpres produktif usaha mikro.
Adapun pekan lalu, Kementerian Ketenagakerjaan mencairkan BSU tahap pertama.
Pencairan itu diberikan kepada 4.112.052 pekerja dari total 4.361.792 penerima manfaat.

Komentar