Dasar Bejat! Seorang Bapak Umur 75 Tahun, bersama Saudaranya Perkosa Anak Tiri yang Masih di Bawah Umur

Nhico
Nhico

Rabu, 27 Oktober 2021 10:31

Dasar Bejat! Seorang Bapak Umur 75 Tahun, bersama Saudaranya Perkosa Anak Tiri yang Masih di Bawah Umur

Pedoman Rakyat, Masohi – Seorang pria berusia 75 tahun berinisial OK, warga Kelurahan Letwaru, Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, ditangkap polisi karena tega memerkosa anak tirinya yang masih berusia di bawah umur.

Ironisnya, perbuatan bejat itu dilakukan OK bersama-sama dengan seorang saudaranya berinisial YK (45).

Kedua pelaku ini ditangkap di Pelabuhan Amahai pada Senin malam (25/10/2021) saat hendak kabur menuju Maluku Tenggara dengan menggunakan KM Sabuk Nusantara 71 yang saat itu sedang bersandar di pelabuhan tersebut.

Setelah ditangkap, kedua pelaku langsung digelandang ke Mapolres Maluku tengah untuk menjalani pemeriksaan.

Setelah itu, kedua pelaku langsung ditetapkan sebagai tersangka dan kemudian ditahan.

Kasubag Humas Polres Maluku Tengah, Iptu Rido Masihin mengatakan, perbuatan kedua tersangka ini telah berlangsung berulang kali sejak 2018 lalu hingga awal 2021.

Aksi pemerkosaan terhadap korban ini kerap terjadi di rumah OK di Kelurahan Letwaru, Kota Masohi. Korban sempat melawan saat diperlakukan tidak senono, namun karena selalu diancam oleh kedua tersangka, korban hanya bisa pasrah.

“Kedua tersangka ini masih punya hubungan dekat korban. Kalau OK itu statusnya bapak tiri korban. Jadi keduanya tersangka saat itu mengancam korban sehingga korban tak berdaya dan hanya bisa pasrah,” kata Rido, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/10/2021) malam.

Rido menuturkan, korban yang saat ini telah berusia 17 tahun itu selama ini tak berani melaporkan kedua tersangka ke polisi karena selalu merasa tertekan dan terintimidasi apalagi kedua pelaku merupakan orang dekat.

Namun, karena sudah tidak tahan lagi dengan bejat kedua tersnagka, korban akhirnya menceritakan segala penderitaaan yang dialaminya itu ke salah satu keluarga dekatnya. Tak terima dengan perbuatan kedua tersangka, keluarga korban langsung mengadu ke polisi. “Jadi kasusnya terungkap setelah korban memberanikan diri untuk menceritakan perbuatan kedua tersangka ke keluarga dekatnya,” ujar dia.

Setelah dilaprokan, polisi langsung bergerak mengejar kedua tersangka yang telah kabur ke Pelabuhan Amahai. Di sana polisi langsung menangkap keduanya dan membawa mereka ke kantor Polres Maluku Tengah untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Atas perbuatan itu, kedua tersangka dijerat dengan Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal di atas 15 Tahun penjara.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro27 Juni 2026 22:18
Makassar Perkuat Ekosistem Seni, Munafri Targetkan Gedung Pertunjukan Rampung 2028
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin melantik Pengurus Dewan Kesenian Makassar (DKM) Periode 2026–2031 di Mall ...
Daerah27 Juni 2026 21:27
Silatnas Anak Rantau Batulappa, Irwan Hamid Perkuat Sinergi Kampung Halaman-Perantau
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Keberadaan masyarakat yang sukses di tanah rantau merupakan potensi besar yang dapat menjadi kekuatan dalam mendoro...
Metro27 Juni 2026 20:26
Perkuat Keselamatan Nelayan, Wali Kota Makassar Buka Sekolah Lapang Nelayan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka kegiatan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) 2026 yang diselenggara...
Politik27 Juni 2026 19:23
Tunggu Jadwal Resmi dari DPP, Panitia Musda XI Golkar Sulsel Terus Matangkan Persiapan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke‑XI Partai Golkar Sulawesi Selatan, panitia penyelenggara sema...