Dasar Biadab, Ternyata Kakek Tiri yang Lakukan Pelecehan Seksual Bayi di Jeneponto Sulsel

Nhico
Nhico

Kamis, 17 Maret 2022 19:24

Bayi di Jeneponto yang jadi Korban pelecehan seksual, saat dibawah ke rumah sakit.(F_INT)
Bayi di Jeneponto yang jadi Korban pelecehan seksual, saat dibawah ke rumah sakit.(F_INT)

Pedomanrakyat.com, Jeneponto- Kepolisian Resor (Polres) Jeneponto akhirnya mengungkap siapa pelaku yang tega melakukan pelecehan seksual terhadap bayi 18 bulan di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Paling mirisnya lagi, ternyata pelaku merupakan kakeknya sendiri berinisial H (40). Kini polisi sudah melakukan penahanan terhadap kakek cabul tersebut.

“Hari ini, kita sudah tetapkan pelakunya berinisial H,” kata Kapolres Jeneponto, AKBP Yudha Kesit Wijayanto saat jumpa pers, Kamis (17/3/2022).

Menurut Yuda, terduga pelaku merupakan keluarga dekat dari korban sendiri. Yaitu, kakek tiri sendiri. Mereka pun tinggal satu rumah di Kampung Mattirobaji, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulsel.

“Iya, kakek tirinya sendiri,” ungkapnya.

Hasil pendalaman, pelaku H, melakukan perbuatan bejatnya itu dengan memasukkan jari tangannya ke alat vital korban. Dia melakukan itu di rumahnya sendiri pada Minggu (13/3/2022).

Akibat dari perbuatannya, bayi berusia 18 bulan tersebut mengalami pendarahan hebat dibagial alat vitalnya. Luka serius ini membuat korban terpaksa dirujuk di salah satu rumah sakit di Kota Makassar, Sulsel.

“Pelaku sudah kami tahan,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang bayi yang masih berusia sekitar 18 bulan di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), dikabarkan telah menjadi korban tindak pidana asusila.

Bayi tersebut kini harus menjalani perawatan akibat mengalami pendarahan dibagian kelaminnya.

“Iya tadi malam sudah di rujuk ke RS Unhas, kita fokus dulu menangani kesehatannya. Kondisinya itu pendarahan, tentu itu dulu yang ditangani,” jelas Kepala UPT Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Sulsel, Meisy Sari Bunga Papayungan, kepada Pedomanrakyat.com, Selasa (15/3/2022) pagi.

Kata Meisy, pihak keluarga bayi malang itu sudah melapor ke pihak Kepolsian Resor (Polres) Jeneponto pada Senin (14/3/2022) kemarin.

“Sebetulnya ketahuan ini lantaran anak ini tidak hentinya menangis sehingga tantenya pas lagi mau mengganti popoknya terus diliat, ternyata pas kencing itu darah sudah banyak,” ungkapnya.

Penulis : Reza

 Komentar

Berita Terbaru
Politik14 Oktober 2026 15:08
DPRD Pangkep Minta MUI Sulsel Kaji Fatwa Haram Bom Ikan, Laut Rusak Jadi Sorotan
Pedomanrakyat.com, Pangkep — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan menerima kunjungan anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepula...
Metro14 Oktober 2026 15:05
Kominfo Makassar Gencarkan Literasi Keamanan Siber, Sasar Generasi Muda
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar terus menggencarkan Kampanye Literasi Keamanan Siber (KLIKS) ...
Daerah14 Oktober 2026 14:55
Cegah Stunting, Pemkab Maros Salurkan Susu untuk Anak Usia 5–8 Tahun
Pedomanrakyat.com, Maros — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros menyalurkan paket susu untuk anak usia 5 hingga 8 tahun sebagai upaya meningkatkan as...
Metro14 Oktober 2026 14:43
​Kualitas Udara Makassar Sangat Tidak Sehat, Sekda Instruksikan Pembagian Masker dan Pemantauan Harian
Pedomanrakyat.com, Makassaar — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggelar Rapat Koordinasi Penanganan Pencemaran Udara (PM2.5) dan Kabut Asap di Ko...