Dicari, Oknum Dosen Kampus Swasta Buron Kasus Penipuan Wisudah Tanpa Kuliah di Makassar

Nhico
Nhico

Sabtu, 20 November 2021 13:07

Dicari, Oknum Dosen Kampus Swasta Buron Kasus Penipuan Wisudah Tanpa Kuliah di Makassar

Pedoman Rakyat, Makassar- Kepolisian Sektor (Polsek) Rappocini kini mengejar salah satu tersangka yang terlibat dalam aksi penipuan yang mengiming-imingi korbannya wisudah tanpa kuliah.

Tersangka tersebut ialah Y, yang diketahui berprofesi sebagai oknum dosen di salah satu Universitas Swasta di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Y tersebut diduga melarikan dan membawa kabur uang sejumlah korban yang mencapai Rp 50 juta.

“Statusnya sudah tersangka tapi dia sampai sekarang masih buron,” kata Kanit Reskrim Polsek Rappocini, Iptu Akhmad Rizal kepada wartawan, Jumat (19/11/2021).

Menurut Akhmad, kasus ini terungkap setelah salah seorang korbannya, US (29) membuat laporan polisi terkait penipuan.

Polisi pun akhirnya mengamankan salah satu pelaku yakni wanita inisial TF (35), pada Rabu (17/11/2021)

“Sudah ada yang kami tangkap dan tahan dalam kasus ini, yaitu perempuan TF dan pengakuannya dia, wanita Y yang menjadi tersangka utama itu dosen dia, tapi sampai sekarang masih buron ya,” katanya.

Akhmad menjelaskan, perempuan Y yang bekerja sebagai dosen awalnya meminta ke perempuan TF untuk mencari mahasiswa yang ingin segera diwisuda. Y sebagai dosen mengaku bisa mempercepat wisuda para mahasiswa di universitas tempatnya mengajar.

“Dari pengakuan yang kami dapat, dosen ini bisa mempercepat wisuda mahasiswa asal mau membayar sejumlah uang,” kata Iptu Akhmad.

Wanita TF kemudian mencari dan berhasil memperdayai sembilan orang mahasiswa yang mana mereka bersedia menggunakan jasa dosen Y. Para mahasiswa itu lantas bersedia membayar sejumlah uang.

“Uang yang dibayarkan itu bervariasi, ada yang Rp 8 juta satu orang, ada yang Rp 10 juta, jadi secara keseluruhan itu tidak kurang dari Rp 50 juta yang disetorkan mahasiswa,” ungkapnya.

Namun hingga waktu yang disepakati, para mahasiswa yang sepakat membayar justru tak kunjung diwisuda seperti janji TF dan Y.

“Karena korban merasa ditipu selanjutnya wanita TF berusaha menghubungi dosen Y namun tidak pernah merespons dan telepon tidak diangkat. Maka TF mendatangi rumah Y namun rumah itu sudah kosong dan tidak berpenghuni,” kata Akhmad.

Karena tak kunjung mendapatkan kejelasan, korban inisial US lantas melaporkan hal ini ke polisi.

Penulis : Reza

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 Juni 2026 20:30
Tinjau Lokasi Kebakaran, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp1 Miliar untuk RSUD Syekh Yusuf
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyerahkan bantuan sebesar Rp1 miliar untuk mendukung pemuliha...
Metro01 Juni 2026 19:28
Munafri Arifuddin Hadiri Syukuran HUT Kodam XIV/Hasanuddin, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri acara Syukuran Dirgahayu ke-69 Komando Daerah Militer (Kodam) XI...
Metro01 Juni 2026 18:29
Hadiri Sannipata Waisak 2026, Andi Sudirman Apresiasi Kontribusi Permabudhi dalam Pembangunan Daerah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan ...
Metro01 Juni 2026 17:34
Legislator NasDem sebut Pancasila Hidup Lewat Budaya, Generasi Muda Jangan Kehilangan Jati Diri
Pedomanrakyat.com, Makassar – Momentum Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 dimaknai Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Mahmud, sebagai penging...