Dorong Generasi Qur’ani di Desa, LAZ Hadji Kalla Gelar Tahfidz Camp

Muh Saddam
Muh Saddam

Selasa, 22 September 2026 16:23

Suasana Tahfidz Camp yang dilaksanakan tim Desa Bangkit Sejahtera (DBS) LAZ Hadji Kalla di Desa Mundan, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, beberapa waktu lalu.
Suasana Tahfidz Camp yang dilaksanakan tim Desa Bangkit Sejahtera (DBS) LAZ Hadji Kalla di Desa Mundan, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, beberapa waktu lalu.

Pedomanrakyat.com, Enrekang – Upaya membina generasi Qur’ani terus dilakukan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla melalui program keislaman di wilayah desa binaannya.

Salah satunya melalui kegiatan Tahfidz Camp sebagai ruang pembinaan bagi santri dalam menghafal Al-Qur’an sekaligus memperkuat karakter dan akhlak yang dilaksanakan di Desa Mundan, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang.

Dai Desa Bangkit Sejahtera (DBS) LAZ Hadji Kalla di Desa Mundan, Ustaz Saenal Wahid, menjelaskan, Tahfidz Camp merupakan kegiatan pembinaan santri se-Desa Mundan yang difokuskan untuk menghafal Al-Qur’an.

Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap bulan selama dua hari, baik di lingkungan desa maupun di beberapa tempat wisata yang ada di Kabupaten Enrekang.

Dalam pelaksanaannya, para santri membawa tenda dan perlengkapan masing-masing untuk digunakan selama kegiatan berlangsung. Konsep camp tersebut tidak hanya menjadi sarana pembinaan hafalan, tetapi juga membangun kemandirian, kebersamaan, dan semangat belajar para santri dalam suasana yang lebih dekat dengan alam.

Adapun agenda kegiatan Tahfidz Camp meliputi tasmi’ atau sima’an hafalan santri yang telah menyelesaikan hafalan Juz 30.

Selain itu, para santri juga mendapatkan materi pembinaan karakter, seperti adab dan akhlak, tajwid, praktik wudhu dan salat yang benar, serta kegiatan ice breaking untuk membangun kekompakan peserta.

“Alhamdulillah, kegiatan ini menjadi wadah bagi santri untuk terus semangat menghafal Al-Qur’an. Tasmi’ atau sima’an dilakukan di hadapan para santri dan orang tua yang sempat hadir, sehingga menjadi motivasi tersendiri bagi anak-anak dalam menjaga dan menyelesaikan hafalannya,” ujar Ustadz Saenal.

Kegiatan Tahfidz Camp ini diikuti sebanyak 66 santri dan berjalan selama satu tahun. Dari proses pembinaan tersebut, sebanyak 10 santri telah berhasil menyelesaikan sima’an hafalan Juz 30. Selain itu, lima santri lainnya ditargetkan akan menyusul menyelesaikan sima’an pada bulan berikutnya.

Sebagai bentuk apresiasi, santri yang telah menyelesaikan sima’an hafalan Juz 30 mendapatkan momen pemasangan mahkota kepada orang tua santri.

Prosesi tersebut menjadi simbol penghargaan atas perjuangan santri dalam menghafal Al-Qur’an, sekaligus bentuk kebahagiaan dan penghormatan kepada orang tua yang turut mendampingi proses pendidikan anak-anaknya.

Program Officer Islamic Care LAZ Hadji Kalla, Muh. Syafei Karsali, menyampaikan bahwa Tahfidz Camp menjadi bagian dari komitmen LAZ Hadji Kalla dalam memperkuat pembinaan keislaman di desa.

Menurutnya, pembinaan Al-Qur’an di tingkat desa perlu dilakukan secara berkelanjutan agar anak-anak memiliki ruang belajar yang terarah, menyenangkan, dan membentuk karakter sejak dini.

”Melalui program ini, santri diharapkan tidak hanya mampu menghafal Al-Qur’an, tetapi juga tumbuh dengan adab, akhlak, dan pemahaman ibadah yang baik sehingga dapat menjadi generasi Qur’ani yang memberi manfaat bagi keluarga, lingkungan desa, dan masyarakat luas,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu orang tua santri Desa Mundan, Jasman, mengapresiasi pembinaan tahfiz yang diinisiasi oleh Dai LAZ Hadji Kalla. Menurutnya, sebelum kegiatan tahfidz ini berjalan, belum ada anak-anak di desa tersebut yang menghafal Juz 30.

Namun setelah pembinaan dilakukan, sudah ada 10 santri yang berhasil menyelesaikan tasmi’ satu juz sekali duduk.

“Dengan adanya kegiatan tahfidz yang dibentuk oleh Da’i dari LAZ Hadji Kalla, kami memberikan apresiasi yang sangat luar biasa. Bahkan prestasi yang paling membanggakan, sudah ada satu santri yang berhasil mengikuti lomba MTQ tingkat Tanah Toraja dan meraih juara 1. Santri tersebut juga diberi kesempatan mewakili Tanah Toraja pada ajang MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dilaksanakan di Maros pada April lalu, untuk kategori Hifzhil Qur’an satu juz dan tilawah,” ujar Jasman.

Untuk mengetahui informasi terbaru mengenai LAZ Hadji Kalla, masyarakat dapat mengakses ke Instagram @yayasankalla. Dapat pula mengunjungi website resmi di www.yayasanhadjikalla.co.id atau menghubungi hotline Kalla Care di nomor Whatsapp 0811 4414 030 dan nomor 0411 300 0103.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro22 September 2026 21:22
Cegah Parkir Liar, Kecamatan Mamajang Bersama Tripika Perketat Pengawasan di Jalan Mawas
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kecamatan Mamajang bersama unsur Tripika memperkuat pengawasan dan sterilisasi kawasan Jalan Mawas, Kec...
Metro22 September 2026 19:27
Kemarau Panjang, PDAM Makassar Kerahkan Tangki dan Pickup Salurkan Air Gratis ke Lorong-lorong Warga
Pedomanrakyat.com, Makassar – Musim kemarau panjang, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar memperkuat langkah siaga untuk memban...
Daerah22 September 2026 18:28
APBD Perubahan 2026 Masuk DPRD, Bupati Sidrap Tekankan Anggaran Harus Beri Manfaat ke Warga
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menyerahkan Rancangan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 kepada DPRD unt...
Hiburan22 September 2026 17:23
Baruga Market Makin Ramai, Bukit Baruga Gandakan Frekuensi Jadi Dua Kali Sebulan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Antusiasme warga membuat Baruga Market di kawasan Bukit Baruga kini tak lagi digelar sebulan sekali. Program yang menj...