DPO Korupsi Bansos 2010 di Sulsel Ditangkap Saat Hendak Pencairan di BPJS

Zafran Alvaro
Zafran Alvaro

Kamis, 04 Februari 2021 18:30

DPO Korupsi Bansos 2010 di Sulsel Ditangkap Saat Hendak Pencairan di BPJS

Pedoman Rakyat, Makassar – Bernasib sial, Abdul Hamid Awing seorang DPO korupsi Bansos PLDPM harus pasrah usai tim tangkap buron Kejati Sulsel yang dipimpin langsung Asisten Intelijen Kejati Sulsel meringkus dirinya saat berada di Kantor BPJS Ketenagakerjaan, Jalan Urip Sumoharjo.

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Rizal Nurul Fitri mengatakan, DPO sebenarnya telah dipantau oleh Tim Tangkap Buron (Tabur) sehari sebelumnya. Namun pada Kamis (4/2) sekitar pukul 15.00 Wita, sang DPO ternyata berada di Kantor BPJS Ketenagakerjaan, Jalan Urip Sumoharjo, yang hanya beberapa meter dari Kantor Kejati Sulsel.

“Sudah kita pantau sebenarnya sejak sehari kemarin, namun begitu jam 15.00 wita ternyata yang bersangkutan berada tidak jauh dari Kantor Kejati Sulsel. Dia ada di Kantor BPJS Ketenagakerjaan,” Ujarnya.

Mendapatkan informasi keberadaan pelaku, tim Tabur yang dipimpin langsung oleh Asisten Intelijen Kejati Sulsel, Y Gatot Iriyanto kata Rizal langsung menuju lokasi dan mengamankan sang DPO yang berada di parkiran BPJS Ketenagakerjaan.

Rizal mengatakan sang DPO merupakan terpidana korupsi Bansos PLDPM Sulsel tahun 2010, dan telah mendapat putusan pengadilan Tindak Pidana Korupsi Makassar tanggal 2 Mei 2017. Dan terbukti melanggar pasal 3 jo pasal 18 Undang-Undang Tipikor dan dijatuhi Pidana selama 3 tahun.

Selanjutnya sang DPO akan dibawa untuk menjalani rapid test anti gen, untuk kemudian digelandang menuju Lapas Klas I A Makassar untuk menjalani masa pemidanaannya.

Sementara itu Asisten Intelijen, Y Gatot Iriyanto mengatakan sang DPO diketahui berada di Kantor Ketenagakerjaan Makassar tidak lain untuk mencairkan klaim BPJS Ketenagakerjaan miliknya.

“Datang untuk mencairkan klaim BPJS Ketenagakerjaan di dekat Kejati Sulsel, jalan Urip Sumoharjo, kita tentu tidak menyia-nyiakan kesempatan dan langsung menciduk pelaku,”pungkasnya.

Penulis : Chaidir

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional17 Juli 2026 08:55
KPK Nyatakan Laporan Amplop Menhut Raja Juli Selesai: Case Closed
Pedomanrakyat.com, Jakarta – KPK menyatakan persoalan amplop dari Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby yang dilaporkan Menteri Keh...
Daerah16 Juli 2026 23:20
Nurkanaah Hadir Menguatkan Korban Kebakaran di Baranti, Serahkan Santunan Penuh Kepedulian
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, mengunjungi sekaligus menyerahkan santunan kepada korban bencana...
Metro16 Juli 2026 22:20
Paket 2 MYP Sulsel Terus Dikebut, Ruas Panciro–Batas Makassar Hampir Rampung
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pekerjaan Paket 2 Program Multi Years Project (MYP) Sulawesi Selatan terus menunjukkan perkembangan. Hingga Juli...
Metro16 Juli 2026 21:21
Jelang TPA Residu Berlaku, DLH Makassar Genjot Edukasi, Data, dan Ekonomi Sirkular
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada mas...