DPRD Makassar Dorong Peningkatan Infrastruktur dan Layanan Publik dalam RKPD 2027

Muh Saddam
Muh Saddam

Kamis, 05 Maret 2026 21:47

Ketua DPRD Makassar, Supratman.
Ketua DPRD Makassar, Supratman.

Pedomanramyat.com, Makassar – Ketua DPRD Makassar, Supratman, memaparkan pokok-pokok pikiran DPRD dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Makassar 2027 di Hotel Claro, Kamis (5/3/2026).

Dimana, DPRD Kota Makassar mendorong peningkatan kualitas layanan publik dan pembangunan infrastruktur dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Supratman menjelaskan bahwa pokok-pokok pikiran DPRD menjadi bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah karena merupakan hasil serapan aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses maupun rapat-rapat dewan.

“Penelaahan pokok-pokok pikiran DPRD didasarkan pada Permendagri Nomor 86 yang mengatur kaidah perumusan kebijakan rencana kerja pembangunan daerah. Pokok pikiran ini merupakan kajian permasalahan pembangunan yang diperoleh dari hasil serapan aspirasi masyarakat,” ujar Supratman.

Ia menegaskan, substansi pokok pikiran DPRD berfokus pada sejumlah isu strategis pembangunan daerah, di antaranya pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, penanggulangan kemiskinan, serta peningkatan kualitas pelayanan sosial.

Menurutnya, berbagai masukan yang disampaikan anggota DPRD pada dasarnya mencerminkan harapan masyarakat agar pemerintah daerah terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana serta mengoptimalkan layanan publik.

“Secara umum dalam pokok-pokok pikiran DPRD tersirat harapan masyarakat untuk mendapatkan perbaikan dan peningkatan sarana prasarana infrastruktur serta optimalisasi kualitas layanan publik,” ujar Politisi Nasdem itu.

Supratman menambahkan, pembangunan daerah perlu disinergikan dengan berbagai pihak agar program yang dijalankan benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Dalam konteks tersebut, tugas kita sebagai pengambil kebijakan adalah melakukan koordinasi, mengomunikasikan, dan mensinergikan upaya strategis untuk memaksimalkan pemberdayaan masyarakat, terutama terkait pelayanan dasar yang masuk dalam standar pelayanan minimal,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa arah pembangunan Kota Makassar harus tetap selaras dengan dokumen perencanaan jangka menengah daerah (RPJMD) 2025–2029 serta kebijakan pembangunan nasional dan Provinsi Sulawesi Selatan.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, sektor swasta, dan masyarakat menjadi kunci agar pembangunan berjalan terpadu dan berkelanjutan.

“Diperlukan koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi antara seluruh pelaku pembangunan, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat, agar pembangunan yang direncanakan dapat berjalan berkelanjutan, terpadu, dan terarah,” tutupnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro29 Mei 2026 19:22
Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Dukung Program KKN Berdampak UNIFA 2026
Pedomanrakyat.com. Makassar – Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menerima audiensi dari Universitas Fajar terkait pelaksanaan Program Kuliah K...
Ekonomi29 Mei 2026 18:29
Kallafriends Ramaikan MHM 2026: Polaroid Keliling Rp5.000 & Lucky Spin Hadir di Losari
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kallafriends terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis berbagai event di Kota Makassar. Kali ini, aplikasi loy...
Metro29 Mei 2026 17:33
Jaga Estetika Kota, Pemkot Makassar Bersihkan Sampah dan Drainase di Bawah Tol Pettarani
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, melalui Kecamatan Rappocini bersama Kelurahan Tidung bergerak menindaklanjuti laporan ma...
Politik29 Mei 2026 16:17
Gandi Rusdi Keliling Daerah di Sulsel, Salurkan Daging Kurban dan Konsolidasi Kader PSI
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Selatan, Muammar Gandi Rusdi, turun...