IYB: Bone jadi contoh penilaian tata kelola perkebunan berkelanjutan di Sulawesi Selatan

Muh Saddam
Muh Saddam

Selasa, 14 Juli 2026 20:26

Sosialisasi Hasil Uji Coba IYB yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Landscape Alliance (nama operasional CIFOR dan ICRAF) di Makassar.
Sosialisasi Hasil Uji Coba IYB yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Landscape Alliance (nama operasional CIFOR dan ICRAF) di Makassar.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Kabupaten-kabupaten di Sulawesi Selatan dapat mencontoh Bone dalam tata kelola perkebunan berkelanjutan, demikian hasil penilaian awal Indikator Yurisdiksi Berkelanjutan (IYB).

Penilaian ini disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Hasil Uji Coba IYB yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Landscape Alliance (nama operasional CIFOR dan ICRAF) di Makassar, Selasa (14/7/2026).

IYB adalah sistem penilaian nasional yang dikembangkan Kementerian PPN/Bappenas untuk mengukur capaian keberlanjutan di tingkat kabupaten, dengan fokus awal pada sektor perkebunan.

Penilaian ini mencakup tiga dimensi, yaitu lingkungan, sosial-ekonomi, dan tata kelola, yang disusun selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Hasil penilaian dituangkan dalam bentuk grade, dari Grade D (perlu perhatian khusus) hingga Grade A (sangat baik). Dalam penilaian ini, Bone mencatatkan skor yang mendekati Grade B (baik) sementara rerata kabupaten/kota lain di Sulawesi Selatan masih berada pada Grade C, berarti tata kelola yang dinilai sudah cukup meski masih ada ruang untuk diperkuat.

Dalam perumusan IYB secara nasional, Landscape Alliance menjadi bagian dari tim teknis yang mendukung pengembangan metodologi, mulai dari perancangan indikator hingga sistem pengelolaan data, sebagai bagian dari proyek riset-aksi Land4Lives yang dilaksanakan atas dukungan Pemerintah Kanada.

Membuka peluang strategis
Penerapan IYB dapat membuka sejumlah peluang strategis antara lain mendukung keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi pertanian dan kelestarian lingkungan, serta membuka akses terhadap insentif fiskal maupun non-fiskal dan investasi hijau dari lembaga pembangunan internasional.

Adapun bagi petani, yurisdiksi yang terbukti berkelanjutan berpotensi membuka akses pasar global yang mensyaratkan komoditas bebas deforestasi tanpa membebankan biaya sertifikasi secara individu kepada masing-masing petani.

Sebagai kabupaten dengan tiga komoditas utama, yaitu kelapa, kakao, dan kopi, Bone punya peran strategis dalam rantai pasok komoditas berkelanjutan di provinsi Sulawesi Selatan.

Karena itulah Kabupaten Bone terpilih sebagai salah satu dari empat daerah uji coba penerapan IYB di Indonesia, bersama Kabupaten Kutai Timur, Sigi, dan Muara Enim.

Pemerintah Kabupaten Bone bersama pemangku kepentingan lokal terlibat secara aktif dalam mengontekstualisasikan indikator-indikator IYB, sehingga penilaian yang dilakukan relevan dengan karakteristik dan kondisi riil di lapangan.

Proses ini melahirkan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) tingkat yurisdiksi, sebagai salah satu yang pertama di Sulawesi Selatan, yang disosialisasikan dalam kegiatan ini.

Selain menyampaikan hasil penilaian, para pemangku kepentingan di Kabupaten Bone turut merumuskan sejumlah aksi prioritas untuk memperkuat performa pada indikator-indikator yang masih perlu ditingkatkan, sebagai tindak lanjut atas hasil sosialisasi ini.

Ke depan, IYB diproyeksikan turut diterapkan pada 514 kabupaten/kota di Indonesia, sekaligus terbuka untuk diperluas ke sektor-sektor lain di luar perkebunan. Bagi Bone, tantangan berikutnya adalah memastikan hasil penilaian ini tidak berhenti di angka, melainkan menjadi dasar bagi langkah nyata di lapangan.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional15 Oktober 2026 20:24
Hotspot Nasional 372 Titik, Kemenhut Perkuat Penanganan Lapangan dan Perlindungan TN Tanjung Puting
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui operasi darat dan ...
Olahraga15 Oktober 2026 20:04
Tembus 605 Peserta, Kosong Tujuh Fun Run 2026 Siap Guncang Serui
Pedomanrakyat.com, Serui – Antusiasme masyarakat menyambut Kosong Tujuh Fun Run 2026 di Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, terbilang tinggi. Hingga p...
Metro15 Oktober 2026 19:27
Empat Kali Disurvey: Kanal Sinrijala Tak Kunjung Dikerja, Mahmud Siap Fasilitasi ke BBWS Pompengan Jeneberang
Pedomanrakyat.com, Makassar – Persoalan data desil yang menghambat akses anak terhadap bantuan pendidikan hingga tanggul Kanal Sinrijala yang tak ku...
Metro15 Oktober 2026 18:25
Sambut 357 Tahun Provinsi Sulawesi Selatan, Disnakertrans Gelar Job Fair 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulsel akan mengg...