DPRD Makassar Minta Cafe di Kawasan Perumahan Asoka tetap Berjalan: Mengapa Tak Dicegah Sejak Awal?

Nhico
Nhico

Minggu, 02 Maret 2025 14:43

RDP Komisi C DPRD Makassar.(F-IST)
RDP Komisi C DPRD Makassar.(F-IST)

Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi C DPRD Makassar menggelar rapat dengar pendapat (RDP).

RDP tersebut menindaklanjuti permohonan pemilik Cafe Start Up Day yang terletak di Kompleks PT Pusri, Jalan Asoka.

Pemilik Cafe memohon di Fasilitasi dengan pihak-pihak terkait, yang menolak keberadaan kafe di kompleks jalan Asoka tersebut.

Dalam rapat tersebut, Anggota Komisi C DPRD Makassar, Sangkala Saddiko, menyayangkan munculnya penolakan setelah kafe beroperasi selama sembilan bulan.

Ia menilai bahwa pemilik usaha telah memenuhi berbagai persyaratan yang ditentukan, sehingga seharusnya tidak ada hambatan dalam menjalankan bisnisnya.

“Jika memang dianggap melanggar aturan, mengapa tidak dicegah sejak awal? Kenapa baru setelah usaha berjalan, muncul penolakan dari warga?” kata Sangkala.

Sangkala juga menyoroti dampak finansial yang dialami pemilik kafe. Usaha ini dijalankan oleh enam mahasiswa yang secara kolektif mengambil kredit sebesar Rp800 juta. Mereka harus membayar cicilan dan bunga pinjaman setiap bulan, sehingga penghentian usaha tanpa solusi yang jelas akan semakin membebani mereka.

“Ini kasihan, mereka sudah berjuang membangun usaha, tapi tiba-tiba dihadapkan pada persoalan seperti ini. Mereka tetap harus membayar cicilan kredit, sementara usaha mereka justru terancam tutup,” ucap Sangkala.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Makassar, Fasruddin Rusli, juga menyoroti pentingnya mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama yang dijalankan oleh anak muda. Ia mempertanyakan mengapa sejak awal tidak ada rembuk warga untuk mengantisipasi permasalahan ini.

“Saya pikir yang perlu kita kaji adalah bagaimana UMKM di Makassar, khususnya usaha adik-adik kita ini, bisa diluruskan. Karena saya dengar mereka pakai uang bank. Kenapa saat awal pembangunan tidak ada rembuk warga? Tapi setelah berjalan, baru ada masalah seperti ini. Kalau mereka mengambil kredit, pasti ada surat rumah yang dititipkan di bank. Ini bisa berdampak negatif bagi mereka,” jelas Fasruddin.

Terkait perizinan, Sangkala Saddiko menambahkan bahwa ada beberapa dokumen yang memang belum tuntas. Namun, hal ini terjadi karena pemilik usaha kesulitan mengurusnya setelah muncul penolakan warga.

“Awalnya mereka sudah mulai mengurus izin, tetapi ketika usaha mereka tiba-tiba dicegat, mereka tentu ragu untuk melanjutkan. Mereka jadi berpikir, untuk apa menyelesaikan perizinan jika usaha mereka tetap dilarang?” katanya.

Komisi C DPRD Makassar menilai bahwa keberadaan Kafe Startup Day memiliki dampak positif bagi perekonomian, baik dalam peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) melalui pajak maupun dalam pembukaan lapangan kerja.

Sebagai solusi, DPRD memberikan kesempatan bagi pemilik usaha untuk kembali beroperasi, dengan catatan tetap memperhatikan aturan yang berlaku dan merespons kekhawatiran warga.

“Keputusannya adalah usaha ini bisa tetap berjalan, tetapi harus memperhatikan rambu-rambu hukum dan menjaga ketertiban lingkungan. Jika memang ada keberatan dari warga, maka solusinya harus dibahas bersama, bukan dengan menghentikan usaha secara sepihak,” tutupnya.(**)

 Komentar

Berita Terbaru
Ekonomi17 Juni 2026 10:40
Bupati Chaidir Syam Jamin Kerahasiaan Data Warga pada Sensus Ekonomi 2026
Pedomanrakyat.com, Maros – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Maros resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026, Senin (15/6/2026). Se...
Olahraga17 Juni 2026 10:30
Laskar Muda Luwu Timur ke Semifinal, Persijo Jeneponto Dibungkam 3-0
Pedomanrakyat.com, Lutim – Tim Perslutim U-13 kembali menunjukkan performa impresif dengan mengalahkan Persijo Jeneponto 3-0 pada laga perempat ...
Politik17 Juni 2026 08:44
DPRD Pangkep Kunjungi Diskominfo Soppeng, Bahas Satu Data dan SPBE
Pedomanrakyat.com, Pangkep – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) melakukan kunjungan kerja ke Dinas Komunikasi da...
Metro17 Juni 2026 08:19
PKL Benteng Rotterdam Tolak Penggusuran, DPRD Makassar Turun Tangan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar, Muchlis Misbah, menemui Aliansi Pekalima Melawan dan para PKL Es Kelapa Muda Benteng R...