Dua Pertiga Pekerjaan di Indonesia Berkualitas Rendah

Nhico
Nhico

Kamis, 01 Juli 2021 20:21

Dua Pertiga Pekerjaan di Indonesia Berkualitas Rendah

Pedoman Rakyat, Jakarta- Dua pertiga dari pekerjaan yang tersedia di Indonesia merupakan pekerjaan berkualitas rendah. Hal ini disebutkan Bank Dunia (World Bank).

Adapun sektor pekerjaan tersebut seperti di sektor pertanian atau jasa yang berkualitas rendah (low quality) lainnya.

Dalam kajian Bank Dunia pada 2018 silam ditemukan bahwa Indonesia kurang menyediakan lapangan pekerjaan kelas menengah (middle class job). Pekerjaan kelas menengah digolongkan untuk pekerjaan bergaji sekitar Rp3,8 juta per bulan.

“Dua pertiga pekerjaan di Indonesia ada di sektor pertanian atau pekerjaan berkualitas rendah lainnya,” ujar Salah satu kontributor Bank Dunia Maria Monica Wihardja dalam Laporan Bank Dunia bertajuk Pathways to Middle-Class Jobs in Indonesia.

Maria menjelaskan hanya 85 juta pekerjaan dari total 124 pekerjaan yang bisa memberikan gaji dan manfaat (benefit) di Indonesia.

Dari jumlah tersebut, hanya 15 persen pekerja yang berstatus menengah, serta hanya 4 persen yang menjadi pegawai tetap dan mendapatkan manfaat sosial penuh.

“Dengan kata lain, meski pekerjaan menyelamatkan dari kemiskinan, tetapi pekerjaan tidak bisa membawa masyarakat Indonesia berstatus kelompok menengah,” ucapnya.

Menurut dia, ada tiga faktor yang membuat Indonesia sulit menciptakan pekerjaan di kelas menengah. Pertama, perluasan pekerjaan kelas menengah belum terwujud karena transformasi struktural belum memadai.

“Terbatasnya dampak transformasi struktural terhadap produktivitas mencerminkan fakta bahwa tenaga kerja Indonesia tidak pindah ke sektor yang lebih produktif dalam jumlah yang memadai,” ungkap dia.

Kedua, struktur perekonomian Indonesia saat ini tidak kondusif bagi pekerjaan kelas menengah. Ketiga, sebagian besar tenaga kerja di Indonesia tidak memiliki keterampilan untuk pekerjaan di kelas menengah. “Pendidikan tenaga kerja merupakan kendala utama,” imbuh Maria.

Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, Bank Dunia merekomendasikan beberapa strategi. Salah satunya adalah peningkatan produktivitas di perusahaan dan sektor pekerjaan yang ada saat ini.

Selain itu, mengubah komposisi pekerjaan dalam perekonomian. Hal ini akan membantu pekerja bertransisi ke pekerjaan yang lebih produktif dengan gaji yang lebih tinggi.

Dengan kata lain, pemerintah harus mampu mendorong investasi baru ke dalam negeri. Dengan demikian, lapangan pekerjaan yang tercipta akan lebih banyak lagi, khususnya pekerjaan kelas menengah.

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga08 November 2026 21:28
Borong 56 Emas, Makassar Makin Perkasa di Porprov Sulsel 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kontingen Kota Makassar menunjukkan performa gemilang pada hari kedua pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Su...
Metro08 November 2026 20:26
HUT ke-419 Makassar, Pemkot Hadirkan Pangan Murah, Jaga Daya Beli dan Perkuat Kebutuhan Pokok
Pedomanrakyat.com, Makassar – Menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pangan tetap terpenuhi dengan harga terjangkau, menjad...
Metro08 November 2026 19:22
Fatmawati Rusdi: APBD Sulsel 2027 Prioritaskan Infrastruktur, Pendidikan, dan Kesehatan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sembilan fraksi DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyatakan menerima jawaban pemerintah dan sepakat melanjutkan pemb...
Olahraga08 November 2026 18:21
Sepak Takraw Putra Makassar Bungkam Tuan Rumah, Tiket Semifinal dalam Genggaman
Pedomanrakyat.com, Wajo – Tim sepak takraw putra Kota Makassar memastikan satu tempat di babak semifinal Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulaw...