Duh! Bengawan Solo Tercemar Limbah Ciu

Nhico
Nhico

Rabu, 08 Mei 2024 18:02

Bengawan Solo.(F-INT)
Bengawan Solo.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, menyurati pengusaha industri etanol di Kecamatan Polokarto dan Mojolaban.

Pasalnya pengusaha itu diduga membuang limbah ciu ke Kali Samin yang mengalir hingga Sungai Bengawan Solo.

“Dari hasil pengecekan oleh petugas, didapati bladu (ikan muncul di permukaan air) ini muncul karena tercemar limbah ciu. Pembuatan ciu tersebut berada di Polokarto perbatasan sungai dengan Kecamatan Grogol,” kata Agus saat dihubungi awak media, Selasa (7/5).

“Apabila melanggar, dapat dikenakan sanksi berupa sanksi administratif dan pidana sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Agus.

Sebelumnya diketahui terjadi fenomena bladu atau ikan muncul di permukaan air kembali terjadi di aliran Bengawan Solo di Kampung Sewu, Jebres, Solo. Fenomena bladu ini pun membuat warga ramai-ramai memancing atau mencari ikan di Bengawan Solo.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah16 Juli 2026 23:20
Nurkanaah Hadir Menguatkan Korban Kebakaran di Baranti, Serahkan Santunan Penuh Kepedulian
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, mengunjungi sekaligus menyerahkan santunan kepada korban bencana...
Metro16 Juli 2026 22:20
Paket 2 MYP Sulsel Terus Dikebut, Ruas Panciro–Batas Makassar Hampir Rampung
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pekerjaan Paket 2 Program Multi Years Project (MYP) Sulawesi Selatan terus menunjukkan perkembangan. Hingga Juli...
Metro16 Juli 2026 21:21
Jelang TPA Residu Berlaku, DLH Makassar Genjot Edukasi, Data, dan Ekonomi Sirkular
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada mas...
Nasional16 Juli 2026 20:24
Kementerian Kehutanan Siapkan Forest Heroes Muda Menjaga Masa Depan Hutan
Pedomanrakyat.com, Samarinda – Di tengah pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kementerian Kehutanan menegaskan bahwa masa depan hutan Indonesia...