Pedomanrakyat.com, Makassar – Semangat mencetak atlet bela diri masa depan mewarnai pelaksanaan E11evenkick Challenge 2026 yang digelar di GOR Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Jumat (21/8/2026).
Kejuaraan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WITA tersebut menjadi ruang bagi para atlet taekwondo untuk mengasah kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding.
Wakil Ketua I KONI Makassar, Andi Mallombasi Hamka, mengapresiasi pelaksanaan E11evenkick Challenge 2026. Ia menilai antusiasme peserta dan kerja panitia membuat kejuaraan tersebut berlangsung semarak.
Baca Juga :
“Event ini sangat spektakuler. Panitianya luar biasa dan kita bisa melihat semangat peserta yang begitu antusias mengikuti kegiatan ini,” ujar Andi Mallombasi.
Menurutnya, kompetisi seperti E11evenkick Challenge penting dalam proses pembinaan atlet. Para peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman bertanding, tetapi juga memiliki kesempatan mengukur kemampuan menghadapi atlet dari berbagai daerah.
Andi Mallombasi berharap dari kejuaraan tersebut muncul talenta-talenta baru yang nantinya mampu memperkuat prestasi olahraga Makassar dan Sulawesi Selatan.
“Harapan Ketua KONI Makassar, kegiatan ini bisa melahirkan atlet-atlet taekwondo potensial yang mampu membawa nama Kota Makassar dan Sulsel bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Sementara itu, Wakil Rektor III UMI, Prof. Kamal Hijjaz, mengingatkan seluruh peserta agar tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan dalam pertandingan.
Menurutnya, pengalaman, proses, dan sportivitas menjadi bagian penting yang harus dibawa setiap atlet.
“Pertandingan ini bukan semata-mata untuk mencari siapa yang menang dan kalah. Lebih dari itu, peserta, wasit, dan penyelenggara harus menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Prof Kamal.
Ketua Taekwondo Sulsel, Adnan Purichta Ichsan, juga memberikan motivasi kepada para peserta agar menjadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman untuk berkembang.
“Untuk seluruh peserta, jadikan pengalaman bertanding ini sebagai motivasi untuk terus berlatih dan meraih prestasi setinggi-tingginya,” katanya.
Dukungan terhadap pembinaan atlet juga disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel, Suherman.
Ia meminta para atlet bertanding dengan penuh semangat sekaligus menjaga sportivitas dan menunjukkan mental juara.
“Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas dan tunjukkan mental juara,” ujar Suherman.
Ia menilai banyaknya peserta yang datang dari sejumlah kabupaten menjadi sinyal positif bagi perkembangan taekwondo di Sulawesi Selatan.
“Dengan banyaknya peserta dari kabupaten-kabupaten lain menunjukkan bahwa Sulsel tidak kekurangan atlet-atlet potensial,” katanya.
E11evenkick Challenge 2026 pun diharapkan tidak berhenti sebagai ajang kompetisi, tetapi menjadi bagian dari proses panjang pembinaan taekwondo Sulsel untuk menemukan, mengasah, dan mempersiapkan atlet-atlet potensial menuju level nasional hingga internasional.

Komentar