Fadli Zon: China Punya Maksud Jahat, Kenapa Pemerintah Seolah Takluk dan Masukkan Terus TKA

Zafran Alvaro
Zafran Alvaro

Sabtu, 18 September 2021 12:22

fadli zon
fadli zon

Pedoman Rakyat, Jakarta – Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra Fadli Zon merespon soal lama ini viral video amatir yang menunjukkan kapal perang China mondar-mandir di perairan Indonesia, yakni di Laut Natuna Utara.

Video itu direkam oleh nelayan Indonesia yang sedang mencari ikan.

Menurut Fadli Zon, klaim Nine Dash Line yang dilakukan China terhadap Laut China Selatan menunjukkan itikad tidak baik.

Untuk diketahui, Nine Dash Line adalah wilayah historis Laut China Selatan seluas 2 juta kilometer persegi. China mengklaim 90 persen wilayah itu adalah hak maritim historisnya.

China punya maksud jahat di Laut China Selatan, yaitu mengambil wilayah Kedaulatan R (ZEE) I. Klaim nine dash line yang tak berdasar menunjukkan itikad tak baik,” kata Fadli Zon, dari akun Twitter @fadlizon.

Fadli pun merasa heran dengan pemerintah Indonesia yang terkesan diam terhadap sikap China.

“Kenapa Pemerintah seolah takluk dan terus memasukkan TKA (Tenaga Kerja Asing) China ke dalam negeri dengan leluasa?” tanya Fadli Zon.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah10 Februari 2026 23:22
Selle KS Dalle Dinilai Punya Modal Kultural, Dinilai Mampu Meredam Konflik Elit Soppeng
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sosok Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle dinilai memiliki posisi strategis dalam dinamika di lingkup pemerintahan...
Metro10 Februari 2026 22:32
Aliyah Mustika Ilham Ajak Muballigh Menjadi Penyejuk di Tengah Tantangan Zaman
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi menutup rangkaian Pembinaan Muballigh Kota Makassar T...
Daerah10 Februari 2026 21:24
Kajati Sulsel Resmikan Aula Kejari Sidrap, Sekaligus Serahkan Gudang untuk Dukung Lumbung Pangan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri S...
Metro10 Februari 2026 20:29
Akademisi dan Budayawan Bedah Dinamika Politik–Budaya Soppeng di Era Kontemporer
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dialog publik bertajuk “Membaca Soppeng Kontemporer: Sebuah Refleksi Publik” berlangsung di Kantor Tribun Timu...