Forest Adventure Resmi Selesai, 30 Genries Sulawesi Selatan Siap Bawa Inovasi Pelestarian Hutan ke Aksi Nyata

Muh Saddam
Muh Saddam

Jumat, 24 Juli 2026 19:37

Forest Youthverse Summit Regional Makassar.
Forest Youthverse Summit Regional Makassar.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Forest Youthverse Summit Regional Makassar resmi rampung digelar, mempertemukan 30 generasi muda terbaik atau Genries dari berbagai perguruan tinggi, sekolah, komunitas, dan organisasi kepemudaan di Sulawesi Selatan.

Mengusung tema “Forest Adventure: Menjelajahi Rimba Menginspirasi Generasi Muda”, rangkaian Summit berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis (22–23/7/2026), diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri) Kementerian Kehutanan berkolaborasi dengan Balai Penyuluhan dan Pengembangan SDM (P2SDM) Wilayah VI Makassar.

Dalam sambutannya saat membuka Forest Youthverse Summit, Kepala Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan, Luckmi Purwandari, menegaskan bahwa Forest Youthverse merupakan strategi Kementerian Kehutanan untuk membangun ekosistem pembinaan generasi muda yang berorientasi pada aksi nyata, bukan sekadar pelatihan.

Ia menyebut hutan sebagai kekayaan terbesar Sulawesi Selatan, rumah bagi satwa endemik, sumber air bagi masyarakat, penyimpan karbon, sekaligus penyangga kehidupan yang kini menghadapi tantangan lahan kritis dan degradasi kawasan.

“Saya datang ke Makassar bukan sekadar menghadiri acara, tetapi untuk melihat calon-calon pemimpin hijau Indonesia,” ujar Luckmi.

Ia berpesan agar para Genries tidak berhenti sebagai penjelajah, tetapi juga menjadi penginspirasi yang membawa cerita pelestarian hutan ke ruang kelas, media sosial, kampus, hingga masyarakat luas.

“Menjaga hutan tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menumbuhkan generasi yang akan menjaga kelestariannya,” tegas Luckmi.

Forest Youthverse Summit merupakan puncak dari rangkaian pembinaan yang diawali melalui Mentoring Class pada 30 Juni–2 Juli 2026. Dari 65 peserta yang mengikuti pendampingan awal, terpilih 30 peserta terbaik untuk melanjutkan Coaching Class hingga tiba di puncak kegiatan sebagai ruang implementasi gagasan, penguatan kepemimpinan, dan kolaborasi generasi muda pelestari hutan.

Hari pertama diisi dengan pengalaman belajar langsung di KHDTK Tabo-Tabo, laboratorium pembelajaran kehutanan sekaligus ruang konservasi di Sulawesi Selatan.

Peserta melakukan Youth Action for Nature melalui penanaman pohon dan penyematan quote pelestarian lingkungan, dilanjutkan Jelajah Rimba untuk mengenal langsung karakteristik ekosistem dan fungsi kawasan hutan.

Memasuki hari kedua, Forest Youthverse Summit menjadi panggung bagi gagasan terbaik generasi muda Sulawesi Selatan. Setiap kelompok kemudian mempresentasikan Innovation Board yang telah disusun dalam sesi Forest Innovation Pitching di hadapan para praktisi, akademisi, dan pemangku kepentingan kehutanan.

Sebagai penanggap dalam sesi Expert Reflection, hadir Darmawan Denassa selaku Founder Rumah Hijau Denassa, Karno B. Batiran selaku Direktur Eksekutif Maros Youth Learning Center, serta Kepala Balai P2SDM Wilayah VI Makassar.

Berbagai masukan yang diberikan diharapkan memperkuat kualitas gagasan peserta agar memiliki peluang lebih besar untuk diimplementasikan di daerah masing-masing.

Menutup rangkaian Forest Youthverse Summit, Kepala Balai P2SDM Wilayah VI Makassar, Kamaruddin, menegaskan bahwa peran generasi muda dalam pelestarian hutan di Sulawesi Selatan, termasuk kawasan penyangga di sekitar Makassar, tidak boleh berhenti hanya pada ide dan inovasi, melainkan harus dilanjutkan dengan aksi nyata di lapangan.

“Ide dan inovasi yang lahir dari Forest Innovation Pitching hari ini adalah awal yang baik, tetapi belum cukup. Pelestarian hutan di sekitar Makassar hanya akan terwujud jika gagasan-gagasan itu diikuti dengan aksi nyata dan konsisten di lapangan. Kami akan terus mendampingi Genries agar Innovation Board yang mereka susun benar-benar diimplementasikan, bukan berhenti di atas kertas,” ujar Kamaruddin.

Forest Youthverse tidak berhenti pada penyelenggaraan Summit. Seluruh peserta akan menjadi bagian dari jejaring Generasi Pelestari Hutan (Genries) yang terus didampingi untuk mengimplementasikan inovasi, membangun kolaborasi, serta mengembangkan aksi pelestarian hutan di daerah masing-masing.

Melalui Forest Youthverse, Kementerian Kehutanan memperkuat komitmennya menyiapkan generasi muda yang peduli, kreatif, dan mampu menjadi motor penggerak pelestarian hutan Indonesia.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro24 Juli 2026 23:22
Sekda Sulsel Pimpin Wawancara Akhir Seleksi Terbuka Jabatan Sekda Jeneponto
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, memimpin wawancara akhir Seleksi Terbuka (Selter) Jabat...
Daerah24 Juli 2026 22:20
Cegah Gagal Panen, Pemkab Pinrang Siapkan Mobil Tangki untuk Sawah Terdampak Kekeringan
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Pemerintah Kabupaten Pinrang terus memperkuat langkah-langkah mitigasi dampak musim kemarau panjang yang disertai fenom...
Daerah24 Juli 2026 21:26
Bupati Sidrap Pastikan Penanganan Kekeringan, Susuri Irigasi dan Sawah dari Pagi hingga Malam
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sejak pagi hingga malam hari, Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, turun langsung menyusuri salur...
Nasional24 Juli 2026 20:38
Kemenhut Perkuat Tata Kelola Konservasi, Tiga Taman Nasional Kini Terapkan Skema BLU
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersama jajaran Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat komitmen dalam...