Pemkab Pangkep

Gandeng Unhas, Pemkab Pangkep Kembangkan Sektor Ekowisata Perikanan

Jennaroka
Jennaroka

Senin, 31 Mei 2021 16:41

Gandeng Unhas, Pemkab Pangkep Kembangkan Sektor Ekowisata Perikanan

Pedoman Rakyat, Pangkep – Kabupaten Pangkep sebagai salah satu sentra produksi perikanan, baik hasil laut maupun budidaya. Selain itu, Pangkep juga dikenal sebagai salah satu daerah penghasil garam. Saat ini, fokusnya bukan hanya peningkatan produksi. Akan tetapi, Pemkab Pangkep kini mengembangkan potensi perikanan ke sektor ekowisata.

Olehnya itu, Pemkab Pangkep menjalin kerjasama dengan Departemen Ilmu Kelautan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin (Unhas).

Sejumlah nelayan, petani tambak serta pelaku usaha perikanan mengikuti penyuluhan yang digelar oleh Departemen Ilmu Kelautan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin (Unhas), di Kampung Oesisir Katojoa, Labakkang, Sabtu (29/5/21).

Mereka yang mengikuti kegiatan, diberi penyuluhan tentang pengolahan hasil tangkapan laut, garam dan ekowisata. Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau(MYL) yang membuka kegiatan mengatakan, penyuluhan seperti ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.

Hasil tangkapan laut dan budidaya lanjut MYL, sudah menjadi ikon daerah ini. Sehingga, jika diolah lagi menjadi berbagai jenis makanan olahan tentunya semakin berpotensi dalam peningkatan ekonomi masyatakat.

Potensi perikanan didukung oleh keindahan alam Pangkep yang menjadi daya tarik wisata. Sehingga, jika keduanya berjalan maksimal sangat mendukung percepatan peningkatan ekonomi.

“Kita kaya akan SDA, keindahan alam kita sangat menjadi daya tarik pengunjung hingga mancanegara. Kita mau, jika pelancong datang, bukan hanya menikmati wisata tapi juga menikmati kuliner khas dan membawa pulang buah tangan dari Pangkep. Semuanya itu, tentunya dapat meningkatkan perekonomian kita,”katanya.

Koordinator kegiatan, Marwa Nompo mengatakan, penyuluhan ini diiukiti 53 orang pelaku usaha perikanan, nelayan dan petambak. Hadir sebagai pembicara, Prof Ambo Tuo dan Prof Budiawan.

“Melalui penyuluhan ini kita harapkan hasil tangkapan nelayan nantinya yang diolah, bisa menghasilkan nilai jual dan tampilan kemasan lebih baik, seperti rumput laut yang diolah lebih lanjut menjadi manisan sirup, dodol dan lain lain. Poses pengalengan ikan dan lain lain,” katanya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro24 Oktober 2026 23:17
Hadir di Family Gathering 74 Tahun Kalla, Munafri Apresiasi Kontribusi bagi Pertumbuhan Ekonomi Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Kalla Group yang selama 74 tahun...
Metro24 Oktober 2026 22:25
Doa untuk Negeri dan Deklarari Pemuda Menggema di Penutupan Pekan Raya Pemuda Sulsel & Tudang Sipulung 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pekan Raya Pemuda Sulawesi Selatan dan Tudang Sipulung 2026 ditutup dengan doa bersama untuk negeri dan deklarasi ...
Metro24 Oktober 2026 21:01
Pekan Raya Pemuda Sulsel Berlangsung Sukses, Kadispora Suherman Usul Kegiatan Digelar 24 Kabupaten/Kota
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulawesi Selatan, H. Suherman, mendorong Pekan Raya Pemuda Sulawesi Sel...
Ekonomi24 Oktober 2026 14:36
Temui Wamenkes RI, Bupati Ibas Amankan 90 Milliar Lebih Bantuan Kesehatan
Pedomanrakyat.com, Lutim – Upaya memaksimalkan layanan kesehatan di Luwu Timur membuahkan hasil besar ketika Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam me...