Paket seharga Rp150 ribu dibeli oleh masyarakat hanya dengan Rp50 ribu dengan memperlihatkan kartu tanda penduduk domisili Maros.

“Saya senang sekali, karena di warung-warung mahal, sini jadinya lebih murah, berharap selalu ada,” kata warga Maros, Rahayu,

“Senang, murah sekali dari harga di luar. Ini dengan pakai KTP saja, terima kasih ke Pak Gubernur dan Pak Bupati,” sebut Sahari.

Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menyebutkan, pasar murah adalah bagian dari upaya untuk menangani inflasi.

Bupati Maros, HAS Chaidir Syam, menyatakan, bantuan ini adalah tahap awal untuk melakukan pasar murah dan operasi pasar. Selanjutnya, operasi pasar dilakukan setiap hari Senin dan Selasa.