Geram, Jimly Asshiddiqie ke Habib Rizieq: Hentikan Ceramah seperti Ini

Editor
Editor

Kamis, 19 November 2020 02:54

Jimly Asshiddiqie dan Habib Rizieq
Jimly Asshiddiqie dan Habib Rizieq

Pedoman Rakyat, Jakarta Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie, menyoroti petikan salah satu ceramah Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab.

Ia menyebut, ceramah Rizieq Shihab bersifat penuh kebencian sehingga harus dihentikan.

Hal ini diketahui dari cuitan Jimly Asshiddiqie di akun Twitter pribadinya, @JimlyAs, pada Rabu (18/11/2020).

Dalam cuitannya, Jimly mengunggah potongan video ceramah Rizieq Shihab yang berdurasi 40 detik.

Tampak dalam video pendek itu, Rizieq Shihab yang dikelilingi para jemaahnya mengomentari kasus pemenggalan seorang guru di Prancis.

Berkaca dari peristiwa itu, Rizieq Shihab meminta pemerintah terlebih aparat kepolisian untuk segera memproses apabila ada laporan terkait penistaan agama, termasuk laporan mengenai penghinaan terhadap nabi dan para ulama.

“Kepada pemerintah, khususnya kepolisian, kalau tidak mau ada peristiwa seperti di Prancis, kalau ada laporan penista agama, proses dong,” kata Rizieq Shihab.

Rizieq Shihab juga mengingatkan, jika tidak segera diproses, jangan salahkan umat Islam bila mereka turun ke jalan.

“Yang menghina nabi, Islam, ulama, proses betul. Kalau tidak diproses, jangan salahkan umat Islam kalau besok turun ke jalanan,” ucap Rizieq Shihab.

Ceramah Rizieq Shihab tersebut lantas menuai respons, termasuk Jimly Asshiddiqie.

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menyebut, ceramah Rizieq Shihab merupakan contoh ceramah yang bersifat menantang.

Ceramahnya juga disebut bersifat penuh kebencian dan permusuhan, sehingga bagi aparat harus ditindak.

Jika dibiarkan, lanjut Jimly Asshiddiqie, maka provokasinya bisa melebar dan meluas.

Ia meminta agar ceramah seperti ini dihentikan, terlebih jika mengatasnamakan dakwah.

“Ini contoh ceramah yg brsifat mnantang & berisi penuh kbencian & prmusuhan yg bagi aparat psti hrs ditindak.”

“Jika dibiarkan provokasinya bisa mluas & melebar.”

“Hentikan ceramah seperti ini, apalagi atasnamakan dakwah yg msti dg hikmah & mau’zhoh hasanah,” tulis Jimly Asshiddiqie.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro17 April 2026 21:21
Bupati Syaharuddin Alrif Tegaskan Visi Sidrap Sehat dan Ramah Investasi
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan daerah yang sehat, be...
Daerah17 April 2026 20:27
Wabup Pinrang Ganti Pimpinan Dua Puskesmas, Dorong Pelayanan Lebih Cepat dan Berkualitas
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Pinrang melal...
Metro17 April 2026 19:23
Tampil Memukau: 31 Finalis Masuk Tahap Akhir, Makassar Bidik Juara Umum MTQ XXXIV Sulsel di Maros
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kontingen Kota Makassar, menunjukkan performa gemilang pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat...
Nasional17 April 2026 18:28
Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Kalimantan Barat Perkuat Antisipasi Musim Kemarau 2026
Pedomanrakyat.com, Pontianak – Pemerintah menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di halaman Kantor Gubernur Ka...