“Harus Mati Biar Enggak Sedih Kayak Saya,” Alasan Ibu di Brebes Aniaya Hingga Sayat Leher Anaknya

Nhico
Nhico

Senin, 21 Maret 2022 15:36

Ibu yang aniaya 3 anaknya.(F-INT)
Ibu yang aniaya 3 anaknya.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Tanjong Brebes- Sebuah peristiwa penganiayaan terjadi di sebuah rumah tepatnya di Dukuh Sokawera, Tanjong Brebes.

Diketahui ibu berinisial KU (40) tega menyiksa tiga anaknya hingga salah satu di antaranya meninggal dunia.

KU kini sudah berhasil diamankan di penjara. Tanpa diduga, ia membeberkan alasan mengejutkan saat tega membunuh anaknya.

KU tega menganiaya ketiga anaknya di rumahnya di Dukuh Sokawera, Tonjong Brebes tepatnya pada Minggu (20/3) pukul 05.30 pagi.

Satu dari ketiga anaknya diketahui meninggal dunia dengan bekas luka sayatan di bagian leher, sementara dua anak lainnya mengalami luka-luka.

“Memang benar ada kejadian itu, satu anak meninggal dunia dalam keadaan luka sayatan di leher. Dua anaknya dalam perawatan, saat ini kami masih melakukan penyelidikan dengan mengamankan ibu korban untuk pemeriksaan. Jadi belum bisa menjelaskan secara detail,” ungkap Kapolsek Tonjong AKP Yusuf, Minggu (20/3).

Bocah yang meninggal dunia adalah AR (7) dengan sayatan di leher. Dua anak yang terluka yaitu KAZ (10) dan E (5) dan keduanya masih mendapat perawatan di RSU Siti Aminah Bumiayu.

Atas perbuatan yang sudah dilakukan, kini KU mendekam di penjara. Sebuah video baru-baru ini viral dan beredar di media sosial, memperlihatkan sosoknya di dalam penjara.

Seperti terlihat dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @magelangraya, KU memberikan pengakuan begitu mengejutkan. Ia mengatakan jika dirinya telah mengalami stres karena sang suami kerap kali nganggur usai habis kontrak dari pekerjaannya.

“Saya ini enggak gila. Ingin disayang sama suami, suami saya sering nganggur. Saya enggak sanggup kalau suami kontraknya habis terus nganggur lagi,” papar KU.

Pengakuan yang lebih mengejutkan, KU berkata jika ia tak ingin anak-anaknya terpuruk dalam kesedihan di kehidupan. Itu menjadi alasan mengapa dirinya ingin menganiaya anaknya dan berharap buah hatinya meninggal dunia agar terbebas dari kesengsaraan.

“Saya ingin menyelamatkan anak-anak saya biar enggak hidup susah. Enggak perlu ngerasain sedih. Harus mati biar enggak sedih kayak saya,” ungkapnya.

Selama ini KU juga mengaku kurang mendapatkan kasih sayang dan tak sanggup lagi hidup dalam kondisi ekonomi yang pas-pasan.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik13 Oktober 2026 23:26
DPW NasDem Sulsel Ingin HUT ke-15 Lebih Bermakna dan Bawa Semangat Pengabdia untuk Rakyat
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan menyiapkan rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun (...
Metro13 Oktober 2026 21:23
Ketua DWP Sulsel Andi Hikmawati Tekankan Kolaborasi dan Kekompakan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Penjabat Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sulawesi Selatan, Andi Hikmawati Winarno, menekankan pentingnya kolab...
Metro13 Oktober 2026 20:28
Pemkot Makassar Libatkan Pesantren dan Sekolah Islam dalam Peringatan Hari Santri 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang akan mencapa...
Nasional13 Oktober 2026 19:25
Menhut Raja Juli: Kritik Adalah Vitamin, Kepala Api Kita Putus
Pedomanrakyat.com, Palangka Raya – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengawal pengendalian Karhutla di Taman Nasional Sebangau, Kalimantan Teng...