HNSI Sulsel Minta Pemprov Permudah Urusan Legalitas untuk Nelayan

Nhico
Nhico

Kamis, 25 November 2021 16:14

Wakil Ketua DPD HNSI Sulsel, Ray Suryadi Arsyad, saat memberikan penjelasan kepada wartawan soal nelayan. (F-Musa).
Wakil Ketua DPD HNSI Sulsel, Ray Suryadi Arsyad, saat memberikan penjelasan kepada wartawan soal nelayan. (F-Musa).

Pedoman Rakyat, Makassar – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sulawesi Selatan, mendatangi kantor DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Kamis (25/11/2021).

Kedatangan HNSI Sulsel dalam rangka menyampaikan aspirasi terkait dengan persoalan-persoalan yang dirasakan dan dialami oleh para nelayan di Sulsel.

Sponsored by ADVERTNATIVE

Wakil Ketua DPD HNSI Sulsel, Ray Suryadi Arsyad mengatakan bahwa, dunia perikanan mengalami masalah terkait kesulitan para nelayan mencari dan menemukan legalitas.

Seperti kata dia, di kota Makassar dengan kekayaan lauknya dan berbagai macam, seharusnya diberikan dukungan oleh pemerintah terutama dalam legalitas itu.

“Kamis sebagai warga masyarakat yang baik, kita tidak mau melanggar semua hal yang mengenai aturan-aturan pemerintah, termasuk legalitas itu,” tutur Ray ditemui usai pertemuan tadi.

Namun ternyata lanjutnya, legalitas itu tidak dihadirkan dalam memberikan akses kepada para nelayan pergi mencari ikan, karena harus membuat legal untuk beberapa titik.

Seharusnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) buka satu titik yang menjadi notabene tempat perkumpulan para nelayan. Misalnya di Makassar ada di PPI Paotere.

“Harapan kami pemerintah sulsel harus hadir melihat kondisi dari masyarakat di seluruh sulsel ini, terutama di makassar untuk melihat kondisi masyarakat,” bebernya.

Ia mengungkapkan bahwa, bayangkan kalau para nelayan itu haru bergelut mencari legalitas sampai beberapa hari kedepan bahkan satu minggu.

“Sedangkan mereka ini hanya berdasarkan hitungan dari keberadaan bulan, kapan kalau bulan gelap dia bisa mencari, bulan terang di hatus beristirahat,” terang Ray.

“Na ketika ini diperlambat maka hitungan-hitungan mereka tidak sesuai dengan mereka harapkan,” tambahnya.

Olehnya itu, pemerintah harus datang disektor perikanan, harus datang menyaksikan dan memberikan solusi kepada kami terkait persoalan ini.

“Baik fasilitas pembongkaran, fasilitas legalitasnya, baik itu juga fasilitas lingkungan tempat tinggal nelayan-nelayan kita yang beberapa titik belum mendapatkan pelayanan dermaga sandar

Penulis : Musa

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga28 November 2021 22:00
RMS Racing Team Berhasil Bawa 3 Trofi di Powertrack 2021 Seri 1 Banjar
Pedoman Rakyat, Banjar – Tim balap Rusdi Masse (RMS) Racing Team berhasil membawa tiga trofi di event akbar Powertrack 2021 Putaran Pertama yang...
Metro28 November 2021 21:10
Dua Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang-Dibakar, Kapolrestabes Dudukkan Tokoh Tanah Luwu dan Bone
Pedoman Rakyat, Makassar- Menyikapi penyerangan yang terjadi disejumlah asrama mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), sejumlah tokoh m...
Metro28 November 2021 20:30
Alhamdulillah, Kapal Pancing yang Ditumpangi Legislator Sulsel Akhirnya Ditemukan
Pedoman Rakyat, Makassar– Proses pencarian Kapal New Bira Fishing yang dilaporkan mengalami mati mesin di perairan Selat Tanakeke Kabupaten Taka...
Hukum/Kriminal28 November 2021 20:18
Dua Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Lalu Dibakar OTK, Kapolda Sulsel Minta Masyarakat Tenang
Pedoman Rakyat, Makassar- Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sudjana meminta masyarakatl tidak percaya dengan isu hoax yang beredar terkait kasus penyeran...