Cicu Soroti Kesiapan Layanan Dasar saat Pengawasan di Maccini Sombala, Dari Sampah hingga Sekolah

Muh Saddam
Muh Saddam

Sabtu, 25 April 2026 07:37

Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi.
Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, menekankan pentingnya kesiapan masyarakat menghadapi kebijakan baru pengelolaan sampah yang akan diberlakukan dalam waktu dekat.

Rachmatika Dewi mengungkapkan, mulai September 2026, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tidak lagi menerima sampah yang belum dipilah. Kebijakan ini menuntut perubahan pola hidup masyarakat, terutama dalam pengelolaan sampah dari rumah tangga.

“Saya kaget juga, karena mulai bulan sembilan nanti sampah tidak bisa lagi dibuang sembarangan ke TPA. Artinya, masyarakat harus mulai belajar memilah sampah dari rumah,” ujarnya saat melakukan pengawasan di Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Makassar, Jumat (24/4/2026).

Menurutnya, kebijakan tersebut perlu segera diperkuat dengan regulasi yang jelas. Ia pun mendorong DPRD Kota Makassar untuk segera menyusun peraturan daerah (Perda) terkait pemilahan sampah.

“Selama ini kita belum punya Perdanya. Kalau sudah diatur, maka ada kewajiban dan sanksi yang bisa diterapkan,” tegas Rachamtika Dewi.

Selain regulasi, politisi partai NasDem yang akrab disapa Cicu itu juga menyoroti keterbatasan sarana pendukung, khususnya armada pengangkut sampah.

Ia menilai kebutuhan kendaraan operasional seperti viar, dump truck, hingga armada tangkasa perlu menjadi perhatian serius pemerintah kota.

Tak hanya itu, Sekretaris DPW NasDem Sulsel ini juga membuka peluang dukungan pembangunan fasilitas pengolahan sampah berbasis reduce, reuse, recycle (TPS3R) melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Dalam kunjungan tersebut, Cicu turut menyinggung rencana pembangunan sekolah menengah atas (SMA) di wilayah Tamalate. Ia menyebut, pemerintah provinsi sebenarnya telah memiliki lahan, namun masih terkendala keterbatasan anggaran.

“Kita punya lahan, tapi kemampuan fiskal terbatas. Nanti kita coba dorong lewat anggaran kementerian,” jelasnya.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan perkotaan, mulai dari pengelolaan sampah, drainase, hingga penyediaan fasilitas publik.

“Tidak bisa satu pihak bekerja sendiri. Harus ada sinergi antara pemerintah kota, provinsi, pusat, dan juga masyarakat,” terang Cicu.

Cicu juga menyoroti kondisi kawasan pesisir yang awalnya dirancang sebagai kawasan pariwisata, namun berkembang menjadi kawasan hunian, sehingga potensi ekonominya belum optimal.

Di sisi lain, ia mengingatkan potensi musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga akhir tahun.

“Kalau kemarau panjang, yang harus diantisipasi justru ketersediaan air, bukan banjir,” kuncinya.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik01 Oktober 2026 23:36
Resmi Ditutup, 134 Peserta Siap Ikuti Pelatihan Relawan Penegakan Hukum Pemilu Bawaslu Sulsel
Pedomanrakyat.com, Makassar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti ...
Metro01 Oktober 2026 23:13
Hari Kesaktian Pancasila, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Ajak ASN Hidupkan Nilai-Nilai Pancasila
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat untuk...
Nasional01 Oktober 2026 22:31
Pemerintah Siapkan Pembentukan Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Pemerintah menyiapkan pembentukan Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BP-GMN) untuk memperkuat tata kel...
Metro01 Oktober 2026 22:08
APBD-P 2026 Makassar Rp5,26 Triliun, Appi: Layanan Dasar dan Kebutuhan Warga Jadi Prioritas
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar bersama DPRD Kota Makassar resmi mengetok palu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (AP...