Identifikasi Naskah Kuno, Pemkab Pangkep Bangun Basis Data Warisan Budaya

Nhico
Nhico

Kamis, 04 September 2025 08:18

Identifikasi Naskah Kuno, Pemkab Pangkep Bangun Basis Data Warisan Budaya

Pedomanrakyat.com, Pangkep – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menggelar Sosialisasi Identifikasi dan Pendaftaran Naskah Kuno Nusantara di Aula Gedung Layanan Perpustakaan, Selasa (2/8/2025).

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pangkep, Muhiddin R, menyampaikan, sosialisasi bertujuan mengidentifikasi, menginventarisasi, dan mendata khazanah naskah kuno, termasuk kondisi fisik serta siapa pemiliknya. Dengan begitu, pemerintah daerah memiliki basis data kuat sebagai langkah pelestarian maupun penelitian lebih lanjut.

“Selama ini kita memang tertinggal dalam mengidentifikasi dan melestarikan naskah kuno yang banyak beredar di masyarakat. Tujuan kita adalah menyelamatkan, mendata, serta menyiapkan salinan cadangan manuskrip sebagai khazanah budaya bangsa. Pemerintah juga siap mengambil alih bila pemilik naskah ingin pelestarian dilakukan secara resmi,” ujar Muhiddin.

Dari identifikasi awal, tercatat 10 orang pemegang naskah dengan total 20 naskah kuno.

Guru Besar Filologi Universitas Hasanuddin, Muhlis Hadrawi, menekankan bahwa inventarisasi ini merupakan langkah awal membangun kesadaran kolektif. Pelestarian naskah kuno, katanya, tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.

Hadrawi menambahkan, potensi naskah kuno di Pangkep sangat besar, namun belum dikenal luas. Salah satunya adalah Naskah Salemo yang berisi ajaran agama Islam.

“Di Pangkep banyak naskah kuno, tetapi belum diinventarisasi dan belum didaftarkan ke pemerintah. Melalui kegiatan ini, kita harapkan lahir basis data naskah kuno sebagai langkah penting pelestarian warisan budaya,” jelasnya.

Dengan adanya program ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pangkep berharap terwujud sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam menjaga warisan budaya tak ternilai.

Kegiatan ini juga menghadirkan akademisi, pemilik naskah, pemerhati budaya, pustakawan, serta penggiat literasi, sekaligus mendukung program pelestarian aksara lontara.

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga08 Oktober 2026 20:25
FPTI Makassar Kembali Bidik Juara Umum, 15 Atlet Siap Bertarung di Porprov 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Makassar memasang target juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Por...
Metro08 Oktober 2026 19:22
Pokja Bunda PAUD Tarakan Tertarik Konsep Sudut Keluarga dan Sentra Alam di Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Praktik baik pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kota Makassar menarik perhatian Pokja Bunda PAUD Kota Tarakan. Ko...
Nasional08 Oktober 2026 19:15
Haji 2027 Makin Ringan, Pelunasan Jemaah Turun Rp3,4 Juta Jadi Rp23 Juta
Pedomanrakyat.com, Jakarta — Kabar baik bagi calon jemaah haji Indonesia. Pemerintah bersama Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII DPR RI menetapkan bia...
Metro08 Oktober 2026 18:42
Dorong Perda Perlindungan Pekerja Migran Sulsel, Mahmud: Jangan Jadi Beban Sosial dan Ekonomi saat Pulang
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sulawesi Selatan yang melakukan kunjungan konsultasi ke Kement...