Idrus Marham Puji Terobosan Presiden Prabowo dan Kinerja Bahlil soal CNG Tabung Merah Putih

Muh Saddam
Muh Saddam

Jumat, 03 Juli 2026 07:25

Ketua Umum Forum Nasional Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham. (F-Int).
Ketua Umum Forum Nasional Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham. (F-Int).

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham, memuji terobosan kebijakan pemerintah dalam menghadirkan tabung Compressed Natural Gas tiga kilogram (CNG 3 Kg) dengan nama Tabung Merah Putih.

Ia menilai keberanian Presiden Prabowo Subianto menetapkan kebijakan tersebut sebagai terobosan penting demi mempercepat terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Meskipun kebijakan tersebut pelaksanaannya baru pada tahap “Uji Coba”, namun Idrus sangat berharap agar uji coba semakin memperkuat dukungan agar kebijakan Presiden tersebut dapat berjalan sukses.

Karena Idrus menilai program tersebut menjadi bagian dari langkah besar negara dalam memperkuat ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan gas bumi dalam negeri.

Presiden Prabowo, menurut Idrus, memang dituntut menghadirkan terobosan-terobosan kebijakan-kebijakan, mengingat Indonesia tidak memiliki banyak sisa waktu untuk mencapai visi Indonesia Emas tersebut.

Dan Penyematan nama “Tabung Merah Putih” dalam program Compressed Natural Gas (CNG) 3 Kg, sekaligus merupakan langkah maju dalam membangun komunikasi dan branding strategis.

“Pak Prabowo, sebagai pemimpin yang kuat dan dicintai rakyat, memang harus mempercepat tercapainya Indonesia Emas.
Kita sudah terlambat, padahal tantangan ke depan semakin besar. Kalau hanya melakukan hal-hal yang bersifat rutin, tidak mungkin kita bisa mencapai Indonesia Emas,” ujar Idrus.

Lahirnya kebijakan Tabung Merah Putih CNG 3 Kg untuk rumah tangga, menurut Idrus, bukan keputusan yang diambil secara tiba-tiba, melainkan hasil dari pembahasan yang panjang dengan penuh pertimbangan.

“Persoalan energi rumah tangga, khususnya tingginya ketergantungan terhadap LPG impor dan besarnya beban subsidi negara, telah menjadi perhatian pemerintah sejak lama. Karena itu, pemerintah menghadirkan program CNG 3 Kg sebagai solusi pengganti ketergantungan tersebut,” jelas Idrus.

Idrus menegaskan kebijakan tersebut dihadirkan sebagai solusi nyata terhadap persoalan rakyat melalui pemanfaatan sumber daya yang dimiliki bangsa sendiri.

Idrus menambahkan bahwa penetapan kebijakan tersebut berada di tangan Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan.

Selanjutnya kebijakan tersebut dieksekusi, dan dilaksanakan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia beserta jajarannya.

Idrus juga menjelaskan bahwa pengembangan program CNG 3 Kg tersebut sebagai upaya mengoptimalkan bahan baku yang dimiliki di dalam negeri, mengurangi ketergantungan terhadap impor, sekaligus sebagai langkah konkret menuju kemandirian energi nasional.

“Kebijakan ini bahkan, bisa dikata progresif. Karena bisa melakukan penghematan 30–40 persen dibanding LPG 3 kg. Ini merupakan manfaat yang lahir dari substitusi sumber energi,” katanya.

Penggunaan warna dan nama “Merah Putih”, menjadi simbol kuat bahwa gas yang digunakan adalah hasil bumi sendiri (domestik), berbeda dengan LPG yang sebagian besar masih harus diimpor.

Nama ini mengobarkan semangat kedaulatan energi, menunjukkan bahwa Indonesia mampu mengelola dan memanfaatkan kekayaan alamnya untuk kebutuhan rakyat kecil.

“Karenannya, saya menilai kebijakan tersebut sebagai terobosan. Bukan semata untuk menjawab tantangan pada sektor energi, melainkan untuk menyelesaikan seluruh aspek kehidupan masyarakat,” ungkap Idrus.

Idrus menuturkan arahan Ketua Umum GOLKAR Bung Bahlil Lahadalia tentang pentingnya pelibatan masyarakat sebagai subyek pembangunan, tidak sekadar sebagai penerima manfaat. Menurutnya keterlibatan masyarakat akan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan.

“Rakyat harus terlibat sebagai subjek pembangunan. Dan itu hanya bisa dilakukan apabila pemerintah menghadirkan kebijakan-kebijakan yang bersifat terobosan, bukan rutinitas semata,” tegas Idrus.

Idrus juga mengapresiasi penyematan nama Tabung Merah Putih dalam program CNG 3 Kg. Ia menilai hal itu sebagai simbol semangat kebangsaan.

“Prabowo sebagai Pemimpin terobosan secara totalitas menjadikan nilai2 patriotisme dan Ideologi Pancasila menginspirasi seluruh kebijakan untuk kesejahteraan rakyat,” pungkas Idrus.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional17 Agustus 2026 22:36
Kenakan Baju Adat Kajang, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Puji Penjaga Hutan dari Bulukumba
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Ada pemandangan berbeda saat Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni menghadiri upacara penurunan Bendera Merah Putih...
Metro17 Agustus 2026 19:26
Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Appi Tekankan Pemerintah Harus Jadi Pelayan Masyarakat
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka memperingati H...
Nasional17 Agustus 2026 18:22
Kemenhut Lanjutkan Tahap Pendinginan dan Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla
Pedomanrakyat.com, Probolinggo – Kementerian Kehutanan, terus melakukan tahapan pendinginan dan penyisiran area bekas terbakar (mopping up) di k...
Metro17 Agustus 2026 17:18
Paskibraka Makassar Bawa Semangat TIM NARYA, Terjemahkan Jiwa Bahari Lewat Formasi Benteng Rotterdam
Pedomanrakyat.com, Makassar – Di bawah langit ikonik Lapangan Karebosi Makassar, suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan upacara peringatan deti...