Idrus Marham Tegaskan Dukungan Penuh Partai Golkar untuk Diplomasi Bebas Aktif Prabowo di AS

Muh Saddam
Muh Saddam

Rabu, 18 Februari 2026 20:48

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Luar Negeri, Idrus Marham.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Luar Negeri, Idrus Marham.

Pedomanrakyat.com, Jakarta – “Kalau mau diperhitungkan di percaturan global, Indonesia jangan pernah main setengah-setengah! Sekali maju, maju terus!” Penegasan ini disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Luar Negeri, Idrus Marham, berkait dengan kunjungan kerja Prabowo keWashington DC, Amerika Serikat.

Peryataan ini merupakan wujud dukungan penuh Partai Golkar terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto dalammenjalankan politik luar negeri bebas aktif yang disebut “mengalir tetapi tidak hanyut”.

Lebih jauh Idrus mengatakan, Ketua Umum PartaiGolkar Bahlil Lahadalia telah menginstruksikanseluruh kader untuk mendukung penuh kebijakanpolitik luar negeri Presiden. Menurut dia, langkahPrabowo bukan hanya tepat secara konseptual, tetapijuga efektif secara strategi.

Golkar sepenuhnyayakin, karakter politik luar negeri Indonesia, semenjak Merdeka tidak pernah dijalankan di atasrel diplomasi setengah hati, diplomasi Indonesia bebas-aktif, luwes-tegas! Karena semenjak merdekaIndonesia menyadari dirinya memiliki peran sebagaimoral force dunia.

Maka di tengah lanskap geopolitik global yang “terkotak-kotak” dan rapuh konflik, terbuka urgensiIndonesia untuk menjembatani perbedaan dan mendorong dialog konstruktif antarnegara, sekaligusmenginisiasi pemufakatan perdamaian yang berbasiskeadilan dan kemanusiaan demi terwujudnyaperdamaian abadi di tengah pergaulan dunia.

Semua ini, menurut Idrus Marham, harus dijadikanpertimbangan yang terang benderang, dalammemahami argument penting kunjungan Presiden keWashington DC, Amerika Serikat.

Bahkan Golkar ingin lebih menegaskan, bahwa ini bukan sekadarkunjungan kenegaraan biasa, melainkan representasidari komitmen bangsa Indonesia dalam panggungdunia.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo bertolakke Washington DC pada Senin (16/2/2026) siang.

Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadaliaserta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

“Dan Presiden berangkat bukan semata-mata karena “undangan” tapi lebih dari itu, ada “amanah” muliasebagaimana pembukaan UUD 1945: ikutmelaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkankemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial“ Jadi ada moral force, di situ!” tegas Idrus.

Maka, kunjungan ini menjadi momentum Indonesia menunjukkan, bahwa politik luar negeri yang bebasaktif bukan hanya slogan, tetapi prinsip yang harusdiperjuangkan dan diwujudkan melalui diplomasikonkret dan partisipasi aktif dalam berbagai forum internasional.

“Kalau tidak sesuai prinsip, kita percaya Pak Prabowo akan mengambil sikap tegas bila prinsip-prinsip dasar kepentingan bangsa Indonesia tidakterpenuhi. Kita tahu beliau punya patriotisme dan nasionalisme yang kuat,” ujar Idrus dalamketerangannya, Senin (17/2/2026).

Idrus menekankan, politik bebas aktif yang dijalankan Prabowo berakar pada nilai-nilaiPancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Secarakonseptual, kebijakan itu dinilai sejalan denganideologi bangsa.

Sementara secara strategis, pendekatan tersebut dianggap efektif karenamembuka ruang komunikasi dengan berbagai negara tanpa kehilangan jati diri nasional.

“Bebas aktif itu artinya kita berkomunikasi dengansiapa saja, membawa gagasan dan keyakinan kitasendiri. Mengalir, tetapi tidak hanyut. Itu yang sedang dijalankan Pak Presiden,” kata dia.

Sekali lagi Golkar, lanjut Idrus, memandang langkahPrabowo dalam menghadiri dan terlibat aktif di forum-forum internasional mencerminkan strategi diplomasi yang matang dan terukur.

Menurut idrus, sudah waktunya, Indonesia tidakduduk puas di kursi tribun kehormatan, kalau ituhanya akan menjadikannnya penonton percaturanglobal.

“Sekuat pikiran, dengan segala ide dan gagasan diplomatiknya, Indonesia harus tampilmenjadi aktor diplomasi yang diperhitungkan, yang mampu menjembatani kepentingan berbagai pihaktanpa kehilangan jati diri dan prinsip.” tambah Idrus.

Kehadiran Indonesia dalam berbagai platform multilateral menunjukkan bahwa diplomasi Prabowo dibangun atas fondasi kepercayaan diri nasionalyang kuat.

Setiap gagasannya di forum internasional, menjadi langkah sistematis menempatkan Indonesia menjadi kekuatan penyeimbang yang kredibel, yang mampu berbicara dengan otoritas moral sekaliguskapasitas peran yang terus berkembang.

“Pak Bahlil meyakini secara ideologis dan strategislangkah ini benar. Karena itu, seluruh keluarga besarPartai Golkar diminta memberikan dukungansepenuhnya,” ucap Idrus.

Berdasarkan keterangan resmi Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Prabowo dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral denganPresiden Amerika Serikat, Donald Trump. Pertemuan itu akan membahas penguatan hubunganIndonesia–Amerika Serikat serta kerja sama strategisdi berbagai bidang.

Kunjungan Prabowo ke Amerika Serikat ini menjadi momentum strategis untukmenegaskan bahwa Indonesia adalah mitra yang setara, yang memiliki visi jelas tentang masa depankawasan Indo-Pasifik dan dunia.

Bagi rakyat Indonesia, keberangkatan sang presiden adalahsimbol kebanggaan nasional—bahwa bangsa initidak hanya mampu menjaga kedaulatan di dalamnegeri, tetapi juga berkontribusi aktif dalammenciptakan tatanan dunia yang lebih adil dan damai, sesuai dengan cita-cita luhur yang telahdiwariskan oleh para pendiri republik ini.

Selain itu, Prabowo juga diagendakan menghadiripertemuan perdana Board of Peace (Bo) atau Dewan Perdamaian untuk Gaza, serta menandatanganikesepakatan terkait tarif impor Amerika Serikat.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro23 Agustus 2026 20:34
Kota Makassar Siap Sambut 1.600 Lebih Kafilah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, memastikan kesiapan menyambut ribuan kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps ...
Edukasi23 Agustus 2026 18:24
113 Fresh Graduate Menjadi Anggota Muda PATSI UMI
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sebanyak 113 fresh graduate Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia (UMI) resmi menjadi ...
Nasional23 Agustus 2026 17:23
Jelang Muktamar NU, Idrus Marham Luncurkan Buku “Nahdlatul Ulama & Tantangan Peradaban”
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Menjelang Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Idrus Marham akan meluncurkan buku berjudul Nahdlatul Ulama & Ta...
Metro23 Agustus 2026 16:28
Wawali Makassar Hadiri Pengukuhan 10.000 Guru Al-Qur’an dan Pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri Pengukuhan 10.000 Guru Al-Qur’an atau Guru Ngaji yang dir...