Indonesia Perkuat Kolaborasi Kelola Hutan dan Perubahan Iklim Tingkat Regional Dalam 22nd AWG-FCC Meeting

Muh Saddam
Muh Saddam

Rabu, 22 April 2026 19:33

Pertemuan ke-22 Kelompok Kerja ASEAN tentang Hutan dan Perubahan Iklim (The 22nd ASEAN Working Group on Forest and Climate Change (AWG-FCC) Meeting).
Pertemuan ke-22 Kelompok Kerja ASEAN tentang Hutan dan Perubahan Iklim (The 22nd ASEAN Working Group on Forest and Climate Change (AWG-FCC) Meeting).

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Indonesia turut aktif menghadiri Pertemuan ke-22 Kelompok Kerja ASEAN tentang Hutan dan Perubahan Iklim (The 22nd ASEAN Working Group on Forest and Climate Change (AWG-FCC) Meeting), yang digelar secara virtual dengan Filipina sebagai tuan rumah, Selasa (21/04/2026).

Delegasi Indonesia selaku lead country dipimpin Kepala Pusat Pengembangan Mitigasi dan Adaptasi Bencana Hidrometeorologi Kehutanan, Sekretariat Jenderal Kementerian Kehutanan, Wening Sri Wulandari.

“Pertemuan ini merupakan kesempatan berharga untuk memperkuat sinergi dan kemitraan antara negara-negara anggota ASEAN dan Sekretariat ASEAN, serta membuka jalan bagi inisiatif kolaborasi yang lebih luas. Kelompok Kerja ini juga diharapkan dapat lebih meningkatkan perannya di tingkat global, memajukan inisiatif bersama dan memperkuat kapasitas kolektif untuk mengatasi perubahan iklim dan pengelolaan hutan berkelanjutan dengan cara yang lebih terkoordinasi dan efektif,” ujar Wening, membuka sambutannya.

Wening menambahkan pentingnya peran hutan dalam mengatasi dampak perubahan iklim, sebagai penyerap emisi karbon sekaligus melindungi keanekaragaman hayati, memastikan keamanan air dan pangan, serta mendukung mata pencaharian bagi masyarakat secara luas.

“Hutan yang sehat dan dikelola secara berkelanjutan membantu mengurangi dampak perubahan iklim dan memperkuat kemampuan kita untuk beradaptasi dengan dampaknya, termasuk peristiwa cuaca ekstrem, kekurangan air, dan degradasi. Seiring dengan terus meningkatnya risiko iklim, peran hutan menjadi semakin penting untuk mitigasi dan adaptasi, serta untuk memperkuat ketahanan masyarakat,” lanjutnya.

Indonesia mempresentasikan update hasil COP 30 dan persiapan COP 31, serta selaku lead country, Indonesia menyampaikan konsep Rencana Aksi (Plan of Action/ POA) 2026–2030.

POA merupakan dokumen strategis regional yang disusun untuk memandu kerja sama negara-negara anggota ASEAN dalam mengatasi perubahan iklim, yang disusun dengan mempertimbangkan hasil pelaksanaan POA 2021–2025 dan dokumen Food, Agriculture, and Forestry Sectoral Plan (FAFSP) 2026-2030.

Dalam pertemuan ini, setiap negara anggota ASEAN menyampaikan laporan kemajuan atas inisiatif nasional terkait hutan dan perubahan iklim. Dalam laporannya, Indonesia menekankan pentingnya upaya berkelanjutan dalam memajukan komitmen nasional terkait mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Indonesia juga menyampaikan rekomendasi kerja sama regional dalam kerangka AWG-FCC ke depan, antara lain penguatan kebijakan; kolaborasi dan penguatan kerja sama regional dalam isu keamanan dan keadilan iklim, dan adaptasi perubahan iklim; serta penguatan kapasitas termasuk dalam diplomasi iklim.

Agenda diakhiri dengan pemaparan program-program terkait hutan dan perubahan iklim yang dikembangkan oleh para mitra. Turut hadir sebagai Delegasi Indonesia, perwakilan Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri, Sekretariat Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari.

Hadir juga Direktorat Inventarisasi dan Pemantauan Sumber Daya Hutan, Direktorat Penyiapan Kawasan Perhutanan Sosial, Pusbang Mitigasi – Kementerian Kehutanan dan Direktorat Mobilisasi Sumber Daya Pengendalian Perubahan Iklim – Kementerian Lingkungan Hidup. Pertemuan AWGFCC ke-23 akan digelar di Singapura pada tahun 2027 mendatang.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional03 Agustus 2026 21:31
Perkuat Tata Kelola Kehutanan, Menhut: Layanan Publik Harus Menjadi Prioritas
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan terus memperkuat tata kelola layanan perizinan sektor kehutanan melalui penyelenggaraan layanan y...
Metro03 Agustus 2026 21:24
Operasi ETOS Perdana di RSUD Labuang Baji, Perluas Pilihan Layanan Bedah Saraf Minimal Invasif
Pedomanrakyat.com, Makassar – RSUD Labuang Baji terus mengembangkan inovasi pelayanan kesehatan, khususnya di bidang bedah saraf. Kini, rumah sa...
Metro03 Agustus 2026 20:35
Inspiratif! Ketua RT di Makassar Berhasil Bangun Budaya Pilah dan Olah Sampah dari Rumah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua RT 002/RW 001, Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Sri Rahmi Mahmud, SH., MH., membagikan pengalaman me...
Daerah03 Agustus 2026 19:24
Sekda Pinrang Ajak Warga Rayakan HUT RI dengan Semangat Persatuan, Bukan Kemewahan
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Pinrang tahun 2026 ...