Insiden Unik Jokowi Keblabasan saat Upacara Penyambutan di Kenya, Tak Ada yang Mengarahkan Presiden-Istana Klarifikasi

Nhico
Nhico

Rabu, 23 Agustus 2023 10:40

 Jokowi saat Ikuti Upacara Militer di Kenya.(F-INT)
Jokowi saat Ikuti Upacara Militer di Kenya.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Kenya Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin memberikan klarifikasi ihwal viralnya video Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang salah saat mengikuti upacara militer di Republik Kenya.

Kesalahan terjadi saat Jokowi sedang melakukan pemeriksaan pasukan dalam rangkaian penyambutan kenegaraan di Republik Kenya, Senin, 21 Agustus 2023.

Dalam video yang viral, Jokowi nampak seperti melakukan inspeksi kesiapan pasukan sambil ditemani dua ajudan dan satu komandan pasukan.

Usai melakukan inspeksi, Jokowi nampak langsung melangkah pergi tanpa memberikan penghormatan lebih dahulu kepada komandan pasukan.

Langkah Jokowi kemudian dihentikan dan dipanggil kembali oleh dua ajudan untuk memintanya kembali serta memberikan penghormatan sebelum pergi.

Mengenai kekeliruan ini, Bey menyebut hal tersebut terjadi lantaran tata upacara yang berbeda antara Indonesia dengan Kenya.

“Dalam Tata Upacara Militer (TUM) dan aturan Keprotokolan Negara yang berlaku di Indonesia, penghormatan hanya dilakukan satu kali kepada bendera, yakni saat Presiden dan tamu negara sedang berada di posisi tengah barisan pasukan,” kata Bey dalam keterangannya, Rabu, 23 Agustus 2023.

Bey mengatakan perbedaan TUM dan aturan Keprotokolan Negara membuat kekeliruan itu terjadi. Selain itu, Bey mengaku sebelumnya juga tidak mendapat informasi dan pemberitahuan soal TUM dan aturan Keprotokolan Negara di Kenya.

Jokowi menjelaskan pertemuan bilateral antara Indonesia dan Kenya membahas sejumlah kerja sama antarkedua negara dalam berbagai sektor. Jokowi menyebutkan salah satunya mendorong pembentukan Preferential Trade Agreement (PTA) di Kenya.

“Indonesia dapat menjadi pintu masuk Kenya ke ASEAN dan Kenya dapat jadi pintu masuk Indonesia ke Sub-Sahara Afrika. Untuk itu saya mendorong pembentukan Preferential Trade Agreement sesegera mungkin,” kata Jokowi.

 

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah17 Juli 2026 14:23
Jalan Kuri Caddi Maros Mulai Dikerjakan, Anggaran Capai Rp1,18 Miliar
Pedomanrakyat.com, Maros – Pemerintah Kabupaten Maros mulai merealisasikan program peningkatan infrastruktur jalan pada 2026. Salah satunya mela...
Daerah17 Juli 2026 14:04
Pemkab Luwu Timur Tingkatkan Budaya Siaga Bencana Lewat Sosialisasi KIE
Pedomanrakyat.com, Lutim – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memperkuat upaya peningkatan kes...
Politik17 Juli 2026 13:12
Amirullah Nur Saenong Resmi Bergabung SOKSI, Andi Patarai: Sebuah Kehormatan bagi Kami
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan terus menghangat. Mantan Ketua DPC Partai ...
Metro17 Juli 2026 13:09
Wali Kota Tasming Hamid Bangga, Dua Pelajar Parepare Siap Harumkan Nama Indonesia di Ajang Internasional Panama
Pedomanrakyat.com, Parepare – Prestasi membanggakan kembali diraih dunia pendidikan Kota Parepare. Dua siswa SD Hafidz Al Qurbah Parepare dipercaya ...