Jayawijaya Papua Mencekam, Puluhan Orang Luka-Banyak Rumah Dibakar, 2 SSK TNI Dikerahkan

Nhico
Nhico

Senin, 10 Januari 2022 11:05

Ilustrasi Kerusuhan di Jayawijaya Papua.(F-Int)
Ilustrasi Kerusuhan di Jayawijaya Papua.(F-Int)

Pedoman Rakyat, Jayawijaya Bentrok antarwarga pecah di Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Puluhan orang dilaporkan luka-luka dan banyak rumah dibakar massa pada Sabtu (8/1/2022).

Sebanyak dua satuan setingkat kompi (SSK) prajurit TNI dari Kodim 1702 dan Yonif 756/WMS dikerahkan membantu Polres Jayawijaya meredam amarah massa yang bentrok.

Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Budi Arif Situmeang mengatakan prajurit TNI turun langsung ke area bentrok antarsuku di Distrik Wouma.

Sebanyak 2 SSK TNI membantu polisi untuk meredakan, menyekat, dan menghalau kelompok massa guna mencegah meluasnya area bentrok antarsuku tersebut. Menurut Letkol Budi, bentrokan itu terjadi antara warga dari dua suku yang berada di Distrik Wouma.

Kejadian tersebut diduga dipicu dugaan pembunuhan terhadap warga dari salah satu suku atas nama Yonas Kelnea (48).

“Korban diduga dibunuh akibat permasalahan keluarga,” kata Letkol Budi dalam siaran pers, Senin (10/1). Pada Minggu siang (9/1), Jayawijaya mencekam lagi setelah bentrokan susulan. Kedua kubu masyarakat saling serang menggunakan alat perang tradisional.

“Namun, TNI dan kepolisian yang bersiaga berhasil membubarkan massa,” tegasnya.

Akibat bentrokan antarwarga pada Sabtu, terdapat satu korban tewas, 22 orang luka-luka, empat unit honai terbakar, 35 unit rumah habis terbakar, 2 unit mobil, dan 4 unit motor terbakar.

Hingga kini jajaran Kodim 1702/JWY, Yonif 756/WMS, dan Polres Jayawijaya bersiaga di tempat kejadian dan berupaya meminta kedua pihak menahan diri.

“Pendekatan dengan tokoh masyarakat dari masing-masing kelompok yang bertikai telah dilakukan. Para kepala suku dan panglima perang juga sudah diajak meredakan kelompoknya,” kata Dandim.

Sementara itu, pada Minggu malam (9/1), Dandim 1702/JWY Letkol Inf Arif Budi Situmeang, Danyonif 756/WMS Letkol Inf Tommy, dan Waka Polres Jayawijaya Kompol Ferdinand mengadakan pertemuan dengan Bupati Jhon Richard Banua serta Bupati Lanny Jaya Befa Jigibalom.

Pertemuan itu membahas langkah antisipasi terjadinya bentrokan antarsuku susulan, penyelesaian masalah secara tuntas, dan menyeluruh.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro29 Juni 2026 23:39
Wabup Pinrang Ajak Perantau Batulappa Jadi Motor Pembangunan Daerah
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Keberadaan masyarakat Kabupaten Pinrang yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi ke...
Metro29 Juni 2026 23:20
Munafri Komitmen Bangkitkan Warisan Kerajaan Tallo Jadi Destinasi Wisata Budaya
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terus menegaskan komitmennya untuk menghidupkan situs kebudayaan Kota Makas...
Metro29 Juni 2026 22:33
Siswa Tak Lolos SMP Negeri Tetap Bisa Sekolah Gratis di SMP Swasta, Ini Daftarnya
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan hanya karena ti...
Metro29 Juni 2026 21:28
HKG PKK ke-54 dan 46 Tahun Dekranas Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Skrining Mandiri TBC
Pedomanrakyat.com, Makassar – Puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan 46 Tahun Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) tidak hanya...