Jelang Masa Tenang, Chaidir-Suhartina Dapat Dukungan dari Puluhan Organisasi Perempuan di Maros

Editor
Editor

Kamis, 03 Desember 2020 12:15

Paslon nomor urut 2 Pilkada Maros, Chaidir Syam-Suhartina Bohari
Paslon nomor urut 2 Pilkada Maros, Chaidir Syam-Suhartina Bohari

Pedoman Rakyat, Maros — Jelang pencoblosan, dukungan ke Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Maros nomor urut 2, Chaidir Syam dan Suhartina Bohari masih terus kebanjiran dukungan. Puluhan organisasi perempuan di Maros mendeklarasikan diri mendukung Paslon Maros Keren.

Deklarasi dukungan itu digelar di grand town Mandai Rabu (2/12/2020). Dengan dihadiri oleh sejumlah tokoh perempuan dari organisasi keagamaan, mulai dari majelis taklim hingga sayap organisasi keagamaan dari NU dan juga Muhammadiyah serta organisasi mandiri lainnya.

Satu alasan yang membuat mereka mendukung pasangan ini karena dinilai sebagai satu-satunya paslon yang memiliki keterwakilan perempuan dan dianggap sebagai sejarah baru dalam Perhelatan Pilkada Maros.

Saat menyampaikan orasi politik, Chaidir dan Suhartina memaparkan tujuh program khusus untuk perempuan. Mulai dari jaminan pemerintah atas perlindungan hak asasi perempuan, jaminan bebas dari penyiksaan, ancaman dan tekanan dalam bentuk apapun.

“Kaum perempuan harus mendapatkan jaminan dalam hal kemudahan perlakuan, kesempatandan manfaat yang dama dalam pemenuhan kesejahteraan hidup dan sosial kemasyarakatan utamanya bagi perempuan penyandang disabilitas,” ujar Suhartina.

Selanjutnya, kata dia, Maros Keren juga akan mendukung penuh program pemerintah dalam hal pencegahan dan penanganan risiko kekerasan perempuan dan anak. Serta mendorong peningkatan kualitas SDM perempuan melalui pelatihan dari tingkat desa hingga nasional.

“Untuk peningkatan kesejahteraan kita akan mendorong kegiatan pelatihan wirausaha bagi perempuan. Dan untuk perlindungannya, kami akan memberikan bantuan hukum gratis jika ada perempuan yang berhadapan dengan hukum,” lanjutnya.

Selain tujuh program itu, Suhartina juga menyampaikan empat agenda pemberdayaan perempuan jika mereka terpilih. Seperti peningkatan kemampuan perempuan dengan pelibatan mereka dalam program pembangunan.

“Kita tidak ingin lagi perempuan hanya sebagai objek dari pembangunan, Tapi menjadi subjek yang aktif. Tentunya ini harus pula didukung dengan kemampuan yang mumpuni sebagai seorang pemimpin,” terangnya.

Selain itu, kemampuan kaum perempuan dalam mengelola usaha skala rumah tangga, industri kecil maupun besar harus terus didorong. Tentunya, kata dia, Pemerintah harus punya peran dengan memberikan peluang sebesar-besarnya dan juga pengawalan.

“Yang tak kalah penting juga, peran dan fungsi organisasi perempuan di tingkat desa hingga kabupaten, harus dioptimalkan sebagai wadah perempuan, baik dalam pengembangan SDM maupun kapasitas sosialnya,” paparnya.

Selain dukungan dari kaum perempuan, Chaidir – Suhartina juga rencananya akan mengikuti deklarasi petani untuk pemenangan Maros Keren di Pilkada Maros, serta beberapa komunitas masyarakat lainnya yang terus berdatangan memberikan dukungan. (zeg)

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional11 Mei 2026 14:09
Kemenhut Soroti Peran Perempuan Jaga Ketahanan Ekologis dan Literasi AI
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menegaskan ketahanan ekologis menjadi fondasi penting dalam menjaga masa depan ba...
Nasional11 Mei 2026 14:02
Perkuat Perlindungan Populasi Gajah Sumatera, Monitoring di Bentang Alam Seblat Gunakan Drone Thermal
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Bentang Alam Seblat (BAS) merupakan salah satu habitat krusial bagi Gajah Sumatera. Sebagai wujud nyata perlindunga...
Nasional11 Mei 2026 13:03
Keselamatan Satwa Jadi Prioritas: Kemenhut-Pemkot Bandung Kawal Transisi Bandung Zoo menuju Pengelolaan Profesional
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan bersama Pemerintah Kota...
Nasional11 Mei 2026 12:05
Ubah 1,3 Hektare Hutan Jadi Peternakan Ayam, Pengusaha di Bone Terancam 10 Tahun Penjara
Pedomanrakyat.com, Bone – Penanganan perkara perambahan kawasan hutan tanpa izin di Desa Sadar, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan kini memasuki b...