Jrx SID Dituntut Tiga Tahun Penjara

Editor
Editor

Selasa, 03 November 2020 07:12

Jrx SID Dituntut Tiga Tahun Penjara

Pedoman Rakyat, Bali – Jaksa penuntut dari Kejaksaan Tinggi Bali menuntut terdakwa I Gede Ary Astina alias Jrx tiga tahun penjara karena melanggar beberapa pasal UU ITE dan KUHP.

“Menuntut, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Jrx dengan pidana penjara selama tiga tahun, denda Rp10 juta subsider tiga bulan kurungan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan,” kata Otong Rahayu sebagai koordinator jaksa penuntut, di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (3/11/2020).

Ia mengatakan adapun hal-hal yang memberatkan yaitu terdakwa tidak menyesali perbuatannya, terdakwa pernah walk out di persidangan, perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat, perbuatan terdakwa melukai perasaan dokter seluruh Indonesia yang menangani pasien Covid-19.

Sedangkan hal-hal yang meringankan yaitu terdakwa belum pernah dihukum, terdakwa mengakui perbuatannya, terdakwa masih muda dan masih bisa dilakukan pembinaan.

Tuntutan jaksa disampaikan dalam persidangan yang dipimpin ketua majelis hakim Pengadilan Negeri Denpasar, Ida Ayu Adnya Dewi, didampingi I Made Pasek dan Dewa Gede Budi Watsara selaku hakim anggota.

Sebelumnya, dalam dakwaan jaksa menjelaskan bahwa awalnya, postingan akun Instagram @jrxsid 13 Juni 2020 berisi postingan kata-kata:
“Gara-gara bangga jadi kacung WHO, IDI dan RS seenaknya mewajibkan semua orang yang akan melahirkan dites COVID-19. Sudah banyak bukti kalau hasil tes sering ngawur kenapa dipaksakan? Kalau hasil tesnya bikim stress dan menyebabkan kematian pada ibu/bayinya. Siapa yang tanggung jawab?” Kemudian terdakwa menulis di kolom komentarnya @jrxsid, “Bubarkan IDI saya gak akan berhenti menyerang kalian @ikatandokterindonesia sampai ada penjelasam perihal ini. Rakyat sedang diadu domba dengan IDI/RS? Tidak, IDI dan RS yang mengadu diri mereka sendiri dengak hak-hak rakyat”. (zeg)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro25 November 2020 07:16
Siap-siap, Pemerintah Cari Satu Juta Guru PPPK di Tahun 2021
pemerintah akan membuka rekrutment guru PPPK bagi guru honorer dan lulusan PPG yang belum mengajar. Ada satu juta kuota seluruh Indonesia ...
Metro25 November 2020 07:09
Debat Pilwalkot Makassar, Rahman Hanya Bisa ‘Menyerang’, Deng Ical Langsung Ingatkan Ini
Sejumlah pernyataan maupun pertanyaan duet Munafri Arifuddin itu, terkesan tendensius dalam setiap segmen debat kedua kepada Danny maupun pasangannya...
Politik24 November 2020 12:04
Taufan Pawe Umumkan Struktur Baru Sulsel: Fraksi adalah Perwajahan Golkar ke Depan
Taufan memang tak menampik perbedaan pendapat terkait formatur sempat terjadi, namun menurutnya apa yang kemarin terjadi sudah berakhir. ...
Metro24 November 2020 09:36
Kemenkumham Sulsel Raih Kinerja Anggaran Terbaik 2020
capaian ini merupakan kinerja kolaborasi dari Kanwil dan 33 Satker Pemasyarakatan, Imigrasi dan Balai Harta Peninggalan...