Karhutla Tanjung Puting, Menhut Raja Antoni Tingkatkan Water Bombing

Nhico
Nhico

Senin, 19 Oktober 2026 12:34

Karhutla Tanjung Puting, Menhut Raja Antoni Tingkatkan Water Bombing

Pedomanrakyat.com, Tanjung Puting – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni terus memperkuat operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Hari ini, water bombing telah dilakukan 26 kali water bombing di wilayah Sungai Perlu dan Teluk Rengas, Tanjung Puting.

Menhut Raja Antoni menyebut pada hari kemarin (17/10) operasi water bombing di Tanjung Puting dilakukan sebanyak 16 kali. Hari ini, operasi water bombing ditingkatkan menjadi 26 kali dan masih dilanjutkan pada siang hari.

“Water Bombing (WB) di Tanjung Puting, kemarin 16 WB, hari ini sementara 26 WB,” ujar Menhut Raja Antoni. Update penanganan karhutla ini juga diunggah Menhut Raja Antoni di akun Instagram pribadinya @rajaantoni, Minggu (18/10/2026).

Menhut Raja Antoni juga menjelaskan, terdapat enam helikopter water bombing yang berada di Kalimantan Tengah. Namun, helikopter tersebut belum dapat beroperasi karena jarak pandang yang terbatas di Bandara Tjilik Riwut.

Kondisi berbeda terdapat di Kuala Pembuang, Seruyan. Bandara tersebut memiliki jarak pandang yang lebih baik sehingga setelah dilakukan koordinasi, satu helikopter water bombing milik swasta Sinar Mas dapat beroperasi dari wilayah tersebut.

Selain itu, kekuatan operasi udara kembali bertambah dengan tibanya helikopter water bombing milik TNI AU dan helikopter Kementerian Kehutanan di Kuala Pembuang dari Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin.

“Segala daya upaya terus diikhtiarkan termasuk mempertebal pasukan darat,” ujar Menhut Raja Antoni.

Sementara itu, Direktur Konservasi Kawasan Sapto Aji Prabowo mengatakan pemadaman wilayah Pesalat dan Teluk Pulai dimaksimalkan melalui jalur darat. Dengan perlengkapan pompa suplai, pompa apung, pompa jinjing, mini strike dan selang dalam jumlah yang memadai.

“Resor Pesalat dan Teluk Pulai , tim darat gabungan (TNTP, Manggala Agni, BKO Kemenhut, TNI, Polri, BPBD dan Relawan) terus memaksimalkan upaya pemadaman bersumber dari air sungai dan sumur bor,” ujar Sapto.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro19 Oktober 2026 16:25
Permudah Izin Bangunan, Pemkot Makassar Padukan Layanan Digital dan Pengawasan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, terus mengoptimalkan pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) melalui digitalisasi pe...
Ekonomi19 Oktober 2026 15:25
Bapenda Maros Bidik Rp277 Miliar, PBB Pergudangan 88 Jadi Sasaran!
Pedomanrakyat.com, Maros – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menargetkan penerimaan pajak daerah Rp277 miliar...
Metro19 Oktober 2026 15:15
Anggota Komisi E DPRD Sulsel Soroti Kesadaran K3 Pekerja Proyek Revitalisasi SMAN 5 Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota Komisi E DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai NasDem, H. Mahmud, melakukan kunjungan lapangan dalam ra...
Nasional19 Oktober 2026 14:38
Kemenhut Bersama BMKG dan TNI Terapkan OMC Dry Ice untuk Kurangi Asap Karhutla di Sumsel
Pedomanrakyat.com, Palembang-Kementerian Kehutanan bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Tentara Nasional Indonesia (TNI)...