KASN: Sanksi Berat Menanti ASN Tak Netral di Pemilu

Editor
Editor

Selasa, 27 September 2022 20:53

Ilustrasi ASN.(F-INT)
Ilustrasi ASN.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Ketua KASN Agus Pramusinto mengatakan ada celah pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) saat Pemilu.

Dia mengatakan celah tersebut berupa hubungan saling menguntungkan antara calon di Pemilu dengan ASN.

“Ini ada simbiosis mutualisme antara calon yang ingin dapat suara. ASN kadang ingin dapatkan posisi secara zigzag. ASN yang ingin zigzag ini biasanya mereka yang kompetensinya nanggung, nggak mau kompetisi, mereka lewat itu ya ya. Cari jalan pintas, dekati calon ya maka jelas itu ada sanksi,” ujar Agus di Balroom Hotel Trans Resort Bali, Selasa (27/9/2022).

Agus mengatakan para ASN yang terbukti melakukan pelanggaran akan mendapatkan sanksi.

Dia menyebut sanksi itu bisa berupa penurunan pangkat hingga tidak bisa promosi jabatan.

“Ya kan ada ringan sedang berat. Misal sedang diturunkan atau ditunda pangkatnya atau kemudian dia tidak boleh ikut promosi. Jadi sebetulnya konsekuensi itu jelas. Milih tidak netral itu rugikan ASN sendiri,” ucap Agus.

Dia mengatakan setiap ASN yang bersikap tidak netral tidak akan mendapat peluang promosi jabatan. Agus menyebut Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) akan memblokir data para ASN itu dari sistem aplikasi kepegawaian.

“Kita kan ada data orang ini kan melanggar tapi kok dipromosikan. Nah kita bisa minta untuk memblokir datanya. Artinya ASN melanggar tapi tidak dikenakan sanksi kemudian dikenakan jabatan tertentu ya itu sah untuk diblokir,” kata Agus.

Nantinya, nama ASN yang diblokir tersebut tidak akan bisa diakses melalui aplikasi sistem kepegawaian. ASN tidak dapat mengurus pangkat hingga pensiun.

“Kami akan memblokir itu karena ini ya untuk menimbulkan efek jera atau kita bisa melaporkan ke Kemendagri agar bisa melakukan sanksi ke PPK dan itu juga dilakukan kemarin kita kerja sama ke Kemendagri dan dua hari kemudian semuanya lakukan,” jelasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 Juni 2026 20:30
Tinjau Lokasi Kebakaran, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp1 Miliar untuk RSUD Syekh Yusuf
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyerahkan bantuan sebesar Rp1 miliar untuk mendukung pemuliha...
Metro01 Juni 2026 19:28
Munafri Arifuddin Hadiri Syukuran HUT Kodam XIV/Hasanuddin, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri acara Syukuran Dirgahayu ke-69 Komando Daerah Militer (Kodam) XI...
Metro01 Juni 2026 18:29
Hadiri Sannipata Waisak 2026, Andi Sudirman Apresiasi Kontribusi Permabudhi dalam Pembangunan Daerah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan ...
Metro01 Juni 2026 17:34
Legislator NasDem sebut Pancasila Hidup Lewat Budaya, Generasi Muda Jangan Kehilangan Jati Diri
Pedomanrakyat.com, Makassar – Momentum Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 dimaknai Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Mahmud, sebagai penging...