Kasus Covid-19 Terus Naik, Satgas: Butuh Waktu Tentukan Indonesia Masuk Gelombang Ketiga

Nhico
Nhico

Kamis, 03 Februari 2022 11:04

Sejumlah petugas gabungan yang tergabung dalam Tim Pemburu Covid-19 bersiap di Halaman Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/6/2021). Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan Pemprov DKI Jakarta, meningkatkan kinerja Tim Pemburu Covid-19 untuk mengantisipasi tingginya angka penyebaran virus mematikan tersebut di wilayah DKI Jakarta, seiring adanya peningkatan kasus Covid-19 setelah libur Lebaran 2021. BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao.
Sejumlah petugas gabungan yang tergabung dalam Tim Pemburu Covid-19 bersiap di Halaman Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/6/2021). Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan Pemprov DKI Jakarta, meningkatkan kinerja Tim Pemburu Covid-19 untuk mengantisipasi tingginya angka penyebaran virus mematikan tersebut di wilayah DKI Jakarta, seiring adanya peningkatan kasus Covid-19 setelah libur Lebaran 2021. BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao.

Pedoman Rakyat, Jakarta – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan kasus konfirmasi harian Covid-19 mengalami kenaikan dalam satu minggu terakhir.

Namun, untuk menentukan Indonesia masuk gelombang ketiga, pemerintah masih membutuhkan waktu untuk menentukan tren tersebut jika dibandingkan dengan gelombang kedua.

Menurut Wiku, kenaikan kasus Covid-19 ini harus menjadi perhatian adalah upaya bersama dalam menekan kasus agar jangan sampai terus terjadi kenaikan.

“Sesuai dengan arahan Presiden terkait evaluasi PPKM, pemerintah akan terus menggencarkan program vaksinasi serta menyiapkan stok obat-obatan di apotik, memperkuat fasilitas telemedicine bagi masyarakat tanpa gejala, pencegahan transmisi lokal di dalam negeri dengan penguatan protokol kesehatan, dan pelacakan kontak erat,” ujar Wiku pada konferensi pers tentang “Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia”, Rabu (2/2/2022).

Wiku menambahkan pemerintah juga akan terus melakukan pengetatan di pintu-pintu masuk negara serta memperketat skrining.

Selain itu, pemerintah akan terus memantau tren kasus bersamaan dengan optimalisasi upaya pengendalian dan pencegahan penularan di berbagai lini dan sektor sosial ekonomi masyarakat.

Sementara itu, untuk kapasitas medis dalam penanganan Covid-19, Wiku menuturkan rata-rata bed occupancy ratio (BOR) atau keterisian tempat tidur rumah sakit rujukan Covid-19 tingkat nasional 13,89% dengan DKI sebagai penyumbang tertinggi mencapai 52%, disusul Banten 22%, serta Jawa Barat 16%. Namun, ada 30 provinsi tetap mempertahankan BOR-nya di bawah 10%.

“Ini perlu terus dijaga,” ucapnya.

Wiku juga menegaskan pemerintah terus mengantisipasi adanya kenaikan kasus dengan melakukan penyesuaian fasilitas isolasi terpusat untuk pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

Wiku menyebutkan saat ini terdapat 7.894 tempat tidur di Wisma Atlet Kemayoran untuk PPLN bergejala ringan dan sedang. Kemudian, ada 5.796 tempat tidur di Wisma Pademangan, dan 1.566 tempat tidur di Rusun Penggilingan untuk PPLN tanpa gejala.

“Total 444 tempat tidur di 6 rumah sakit rujukan untuk PPLN bergejala berat dan total ada 663 tempat tidur di 6 hotel tempat isolasi terpusat untuk PPLN tanpa gejala dan gejala ringan serta lebih dari 76.000 tempat isolasi terpusat di seluruh Indonesia,” ujarnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro30 Juni 2026 23:30
Kemenhut RI dan FSC MoU Strategis untuk Mendorong Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Hutan dan keanekaragaman hayati yang terkandung di dalamnya merupakan sumber kehidupan yang sangat penting bagi jut...
Metro30 Juni 2026 22:44
Sulsel Matangkan Persiapan HKG PKK ke-54 dan 46 Tahun Dekranas
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sulawesi Selatan terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah puncak Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan 46 ...
Nasional30 Juni 2026 22:16
Kemenhut Perkuat Tata Kelola Perizinan Pemanfaatan Hutan, Cegah Praktik Land Banking
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus melakukan pembenahan tata kelola pemanfaatan hutan melalui penyempurnaan Per...
Metro30 Juni 2026 21:29
Pemkot Makassar Promosikan LONTARA+, UMKM, dan Pariwisata Pada APEKSI 2026 di Medan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kota Makassar kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat nasional. Pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosia...