Kepada Presiden, Mentan Siap Kembangkan Porang dan Walet dari Hulu ke Hilir

Nhico
Nhico

Selasa, 04 Mei 2021 20:42

Kepada Presiden, Mentan Siap Kembangkan Porang dan Walet dari Hulu ke Hilir

Pedoman Rakyat, Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan budidaya tanaman porang dan sarang burung walet akan terus digenjot baik dari hulu maupun hilir. Bahkan, kata Syahrul, Kementerian Pertanian (Kementan) segera membuat klaster atau pengelompokan sentra porang dan walet agar mampu memenuhi kebutuhan ekspor.

“Sesuai petunjuk Bapak Presiden kita akan menguatkan akselerasi porang dan walet lebih kuat lagi baik dari hulu sampai hilir. Terutama kami akan mempersiapkan pembinaan teknik pada petani baik porang maupun sarang burung walet,” ujar Mentan seusai melakukan rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo dan Menteri Perdagangan di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (4/5/2021).

Berikutnya, Kementan juga mempersiapkan klaster porang dan walet dengan membuat rumah walet dan rumah processing akhir sebelum nantinya sampai pada proses industri.

“Terakhir tentu saja Bapak Presiden meminta semua upaya ini berpihak kepada rakyat dan tidak ada hal-hal yang harus dibuat ribet seperti membuat regulasi rumit yang menjadi hambatan-hambatan. Saya selaku Mentan akan bersama-sama dengan Mendag melakukan upaya maksimal memberikan ruang bagi petani porang dan petani rumah burung walet agar besok kita mendapatkan nilai ekspor yang lebih banyak bagi kepentingan negeri dan kepentingan rakyat,”katanya.

Mengenai hal ini, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menjelaskan saat ini Indonesia merupakan salah satu negara dengan produsen porang dan walet terbesar di dunia.

“Bahkan kalau tidak salah hampir 80% dari kapasitas dunia itu dicapai dari Indonesia. Indonesia pada 2020 mengekspor hingga USD540 juta untuk sarang burung walet dan berkisar 1.316 ton yang kita ekpor,” katanya.

Terpisah, Sejumlah pengusaha sarang burung walet siap mendukung langkah Kementan dalam meningkatkan ekspor pertanian melalui Gerakan Tiga Kali Ekspor (Geratieks). Apalagi industri sarang burung walet merupakan industri yang memiliki pasar sangat spesifik, khususnya untuk memenuhi kebutuhan ekspor.Dalam kesempatan itu, Kementan berjanji akan memfasilitasi para pengusaha walet untuk mengembangkan usahanya dengan pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian. Terlebih Kementan siap mendorong 1.000 rumah walet untuk meningkatkan produksi.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro02 Februari 2026 19:24
Dukungan Gubernur Sulsel Antar Siswa SMAN 1 Bantaeng Raih Medali Emas di Ajang STEM Tailan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dukungan dan perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Su...
Metro02 Februari 2026 18:32
Munafri–Aliyah Kompak Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 Dibuka Presiden Prabowo
Pedomanrakyat.com, Bogor – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham, kompak menghadiri Rapat Koordinasi Na...
Daerah02 Februari 2026 17:29
Produksi Padi Sidrap Naik Signifikan Sepanjang 2025, Nilai Ekonomi Tembus Rp4,5 Triliun
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) Sulawesi Selatan merilis angka produksi padi Gabah Kering Panen (G...
Metro02 Februari 2026 16:36
Lukman B Kady Usul Pansus untuk Pastikan Hak Pemilik Lahan di Perum Perumnas BTP
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) lanjutan membahas status lahan d...