Kepala BGN Sebut Yasika Aulia Ramadhany Pejuang Merah Putih

Muh Saddam
Muh Saddam

Selasa, 18 November 2025 19:15

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, (F:int).
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, (F:int).

Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana merespons viralnya nama Yasika Aulia Ramadhany dalam pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sulawesi Selatan. Yasika adalah putri Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud.

Menurut Dadan, BGN sejatinya tidak mengenal siapa yang mengajukan diri sebagai pengelola SPPG MBG, termasuk Yayasan Yasika Group.

Dadan Hindayana, menyatakan bahwa pendaftaran pengelola SPPG dilakukan melalui portal dengan mengedepankan profesionalisme dan kelengkapan dokumen.

Dadan menambahkan bahwa BGN telah membatasi jumlah SPPG yang dapat dikelola oleh satu yayasan, kecuali yang melekat pada institusi.

“BGN tidak kenal siapa yang ajukan karena berbasis portal dengan mengedepankan profesionalisme dan kelengkapan dokumen. BGN telah melakukan pembatasan jumlah SPPG per satu yayasan kecuali untuk yang melekat ke institusi,” tegas Dadan kepada media, Senin (17/11/2025).

Kata Dadan, BGN sangat terbantu dengan percepatan pembentukan SPPG untuk mempercepat pemenuhan hak anak Indonesia atas penerimaan gizi seimbang.

“BGN mengucapkan terimakasih kepada siapapun termasuk Yasika Aulia Ramadhany yang telah bersedia berinvestasi dan menjadi pejuang merah putih serta mewujudkan program MBG dalam tempo yang singkat,” terangnya.

Terpisah, Akademisi Universitas Hasanuddin, Dr. Lukman Irwan, memberikan pandangannya terkait viralnya putri pertama Yasir Machmud. Menurutnya, wajar jika Yasika disebut sebagai pahlawan Merah Putih oleh BGN.

Lukman menjelaskan bahwa sejak program berjalan, Yasika Aulia telah terjun langsung berjuang demi suksesnya program MBG (Makanan Bergizi) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Bahkan ketika program ini belum memiliki kejelasan terkait pembayaran dan mitra diminta untuk menalangi semua kebutuhan dana yang jumlahnya sangat besar sejak Januari,” katanya.

“Jadi wajar saja kalau Yasika disebut sebagai Pahlawan Merah Putih oleh BGN, karena sejak program ini berjalan. Dimana program ini belum ada kejelasan terkait pembayaran dan mitra yang diminta menalangi semua kebutuhan dana yang jumlahnya sangat besar yang dimulai di bulan Januari, Yasika Aulia sudah terjun langsung berjuang demi suksesnya program MBG Presiden Prabowo Subianto,” ujar Lukman.

Sebelumnya, Yayasan Yasika Group memperluas jangkauan dengan meluncurkan 10 dapur SPPG baru di Kabupaten Bone pada Jumat (14/11/2025).

Acara peresmian tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi dan Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi.

Sekadar diketahui, Yasika telah lama terlibat dalam kegiatan sosial, kewirausahaan, dan pemberdayaan masyarakat termasuk: pengembangan dapur sosial, penguatan jaringan logistik pangan dan pemberdayaan UMKM lokal.

Dalam konteks kebijakan publik, kapabilitas pelaksana adalah variabel penting dalam memastikan kualitas implementasi seperti diuraikan oleh Van Meter & Van Horn.

Jadi keterlibatan pihak yang memiliki kapasitas justru memperkuat kualitas layanan publik yang dapat dinikmati secara berkualitas oleh kelompok sasaran program dan bukan justru melemahkannya.(*)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik06 Oktober 2026 15:23
Muhtadin Sambut Positif Appi Gabung Demokrat, Harap Partai Bangkit di Pemilu 2029
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pinrang, Muhtadin, menyambut positif wacana Wali Kota Makassar Munafri Arifudd...
Ekonomi06 Oktober 2026 15:17
Gubernur Sulsel: Pelatihan Vokasi Harus Cetak Pekerja dan Wirausaha Baru
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mendorong pelatihan vokasi tidak sekadar menjadi program pening...
Metro06 Oktober 2026 14:58
Tak Perlu ke Makassar, Cinema XXI Kini Hadir di Maros dengan 4 Studio-Pemkab Bidik Dampak Ekonomi dan PAD
Pedomanrakyat.com, Maros — Cinema XXI resmi hadir di Grand Mall Maros, Kecamatan Mandai, menjadi bioskop pertama di Kabupaten Maros. Peresmian biosk...
Nasional06 Oktober 2026 13:40
Pengakuan MHA dan Penetapan Hutan Adat Tidak Cukup Berhenti pada Dokumen dan Kebijakan
Pedomanrakyat.com, Yogyakarta— percepatan pengakuan Masyarakat Hukum Adat (MHA) dan penetapan Hutan Adat membutuhkan lebih dari sekadar dokumen dan ...