Ketua DPRD Makassar Rudianto Minta Pemkot Melakukan Penertipan Perusahaan di Tallo

Zafran Alvaro
Zafran Alvaro

Kamis, 09 Desember 2021 20:45

Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo
Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo

Pedoman Rakyat, Makassar – Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo menyoroti banjir yang terjadi di Kota Makassar, khususnya Wilayah Kecamatan Tallo. Hal tersebut lantaran adanya perusahaan yang membuat Sungai Tallo sempit dan dangkal.

Pria yang akrap disapa RL ini meminta Wali Kota Makassar Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menindak perusahaan tersebut dan melakukan penataan ulang perkotaan, khususnya kawasan Sungai Tallo dan permukiman rendah.

“Penataan kembali tata ruang kita khususnya wilayah permukiman-permukiman rendah, ini yang harus kita pikirkan bersama,” kata Rudi saat dimintai konfirmasi, Kamis (9/12/2021).

Legislator Fraksi NasDem DPRD Makassar mengungkapkan Sungai Tallo, yang mengalir di wilayah Makassar, perlu ditata dengan serius oleh Pemkot Makassar. Hal ini karena Sungai Tallo memiliki banyak anak sungai yang melintasi permukiman warga dan rawan meluap saat intensitas hujan tinggi.

“Ini sungainya (Sungai Tallo) sudah dangkal, dan cenderung banyak warga yang mengambil alih keluar (bibir sungai) entah itu tambaknya atau apanya, ini yang harus ditata ulang,” tegasnya.

“Banyak warga dan perusahaan yang mencaplok anak sungai ini. Akhirnya kan selain sungai makin menyempit, juga dangkal,” sebut dia.

Rudi melanjutkan, kondisi ini jika terus dibiarkan akan semakin membuat Makassar rawan banjir. Menurutnya, Pemkot Makassar perlu melakukan komunikasi dengan pihak PUPR, yang mengelola Sungai Tallo.

“Agar sungai ini bisa dipelihara dan dijaga, tidak ada lagi ada dicaplok dan sebagainya. Kalau dijaga, maka air kalau hujan akan jelas tempat mengalirnya ke mana. Tetapi kalau sungai semakin dangkal, akhirnya saat air lau pasang, susah. Ini yang jadi problem,” ucapnya.

Lanjutnya, diharapkan ada koreksi bersama pascabanjir di Makassar sehingga tiap tahun tidak terjadi lagi banjir. Tidak hanya itu, Pemkot Makassar diminta mencontoh program DKI Jakarta soal sumur resapan. Misalnya, ada program pengerukan sungai yang dilakukan.

“Selain kita berpikir ada seperti di Jakarta, ada sumur resapan,” tuturnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro15 September 2026 18:27
DPRD Sulsel Beri Waktu 3 Bulan ke Pelni, Pelindo dan KSOP Benahi SOP Buruh Bagasi Pelabuhan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi E DPRD Sulawesi Selatan bersama Komisi D DPRD Sulsel memberi waktu tiga bulan kepada PT Pelni, Pelindo, dan...
Metro15 September 2026 17:26
BPBD Makassar Kembali Salurkan 3,04 Juta Liter Air untuk 92.931 Jiwa
Pedomanrakyat.com, Makassar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, terus memperkuat penanganan Tanggap Darurat Bencana (TDB...
Metro15 September 2026 16:25
Appi Desak Pertamina Investigasi Total Pangkalan, Imbas Kelangkaan Gas Melon di Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, merespons persoalan kelangkaan LPG 3 kilogram (kg) yang mulai di...
Politik15 September 2026 14:57
Sidak Singkat Bupati Ibas, Beasiswa Hingga Bersihnya Ruangan Prokopim Jadi Sorotan
Pedomanrakyat.com, Lutim – Memanfaatkan waktu luang, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam memilih turun langsung ke lapangan untuk memastikan ko...