Khusus Pemobil BBM Fosil, Jokowi: Jangan Pindah ke Ibu Kota Baru

Nhico
Nhico

Selasa, 22 Februari 2022 15:03

Presiden Jokowi.(F-INT)
Presiden Jokowi.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan Ibu Kota Nusantara nantinya bakal tetap hijau.

Jokowi menyinggung para pemakai mobil BBM fosil agar tidak usah pindah ke Nusantara.

“Kita akan memberikan prioritas kepada yang pertama adalah pejalan kaki. Orientasinya ke sana. Yang kedua, yang naik sepeda. Yang ketiga, yang transportasi umum,” kata Jokowi dalam peresmian NasDem Tower, Selasa (22/2/2022).

Jokowi mengajak ketiga kategori masyarakat tersebut pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Khusus pemobil BBM fosil, Jokowi menyebut sebaiknya tidak usah pindah.

“Jadi yang pertama itu yang seneng pejalan kaki, itu silakan pindah ke ibu kota baru. Yang seneng bersepeda juga, yang ingin sehat juga pindahlah ke ibu kota baru,” ujar Jokowi.

“Kalau yang seneng naik mobil, apalagi mobilnya pakai BBM fosil, jangan pindah ke ibu kota baru,” kata Jokowi.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional25 Agustus 2026 21:30
Tegas! Kemenhut Jatuhkan Sanksi Enam Perusahaan Terkait Karhutla, Ini Daftarnya
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan menjatuhkan sanksi administratif kepada enam perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan H...
Metro25 Agustus 2026 20:28
Kepala BKN-Wagub Sulsel dan Wali Kota Makassar Riding Vespa-Tanam Tebuya di CPI
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kehadiran Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, di Kota Makassar turut dimanfaatkan untuk m...
Metro25 Agustus 2026 19:26
DLH Makassar Tambah 30 Motor dan 10 Armroll, Serta Siapkan Puluhan Mesin Pengolah Sampah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, terus memperkuat fasilitas pengelolaan persampahan dengan memastikan dukungan sarana dan...
Metro25 Agustus 2026 18:33
Wali Kota Makassar Serukan Camat Dan Lurah Sepakati Waktu Buang dan Angkut Sampah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengultimatum seluruh camat untuk memastikan validitas data penerima progra...