Pedomanrakyat.com, Sidrap – DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan menunjuk Andi Shalman sebagai Ketua Caretaker DPD KNPI Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Penunjukan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) DPD KNPI Sulsel Nomor: Kep.08/DPD-KNPI-Sulsel/VII/2026. SK diserahkan Wakil Ketua X DPD KNPI Sulsel, Yudi Arianto, yang mewakili Ketua DPD KNPI Sulsel Vonny Ameliani Suardi.
Caretaker ditunjuk setelah kepengurusan DPD KNPI Sidrap sebelumnya yang dipimpin Aswagino dibekukan. Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya menjaga roda organisasi tetap berjalan dan membuka ruang konsolidasi menuju terbentuknya kepengurusan definitif.
Baca Juga :
Sekretaris DPD KNPI Sulsel, Agus Rasyid Butu, mengatakan penunjukan caretaker bukan semata-mata soal pergantian kepengurusan. Lebih dari itu, langkah tersebut diharapkan dapat memastikan proses regenerasi kepemudaan di Sidrap tetap berjalan.
“Caretaker ini bagian dari mekanisme organisasi agar roda KNPI tetap berjalan. Yang kita harapkan, proses regenerasi kepemudaan di Sidrap juga tidak terhenti,” ujar Agus.
Menurutnya, dinamika internal yang terjadi seharusnya tidak membuat kelompok-kelompok pemuda semakin berjarak. KNPI, kata dia, harus tetap menjadi ruang bersama bagi organisasi kepemudaan.
“Yang paling penting bagaimana seluruh potensi pemuda bisa kembali berhimpun dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah. Kita tentu tidak ingin dinamika organisasi membuat ruang kepemudaan menjadi terpecah,” katanya.
Agus berharap kepengurusan caretaker segera melakukan konsolidasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) serta unsur kepemudaan lainnya di Sidrap.
Diminta Segera Rangkul OKP
Wakil Ketua X DPD KNPI Sulsel, Yudi Arianto, mengatakan penyerahan SK tersebut merupakan amanah organisasi yang harus segera diterjemahkan dalam kerja nyata.
Mewakili Ketua DPD KNPI Sulsel Vonny Ameliani Suardi, Yudi meminta Andi Shalman dan jajaran caretaker tidak berlama-lama dalam melakukan konsolidasi.
“Kami berharap caretaker segera membangun komunikasi dengan OKP dan seluruh stakeholder kepemudaan di Sidrap. Kita ingin semua pihak bisa duduk bersama dan membangun kembali komunikasi,” ujar Yudi.
Ia menilai tugas caretaker tidak berhenti pada memastikan administrasi dan roda organisasi tetap berjalan. Agenda penting lainnya adalah mempersiapkan proses menuju kepengurusan definitif sesuai mekanisme organisasi.
Yudi berharap masa caretaker dapat menjadi ruang untuk meredakan dinamika sekaligus mengembalikan KNPI sebagai wadah bersama seluruh pemuda Sidrap.
“Kita ingin KNPI Sidrap kembali menjadi ruang bersama. Mari kita tinggalkan dinamika yang ada dan fokus pada konsolidasi serta agenda kepemudaan yang lebih konstruktif,” katanya.
Andi Shalman Siap Buka Ruang Komunikasi
Ketua Caretaker DPD KNPI Sidrap, Andi Shalman, menyatakan siap menjalankan mandat yang diberikan DPD KNPI Sulsel.
Ia menyadari tugas tersebut tidak ringan, terutama dalam membuka kembali komunikasi di antara berbagai elemen kepemudaan.
“Amanah ini tentu tidak ringan. Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan DPD KNPI Sulsel. Kami siap menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya dan membuka ruang komunikasi dengan seluruh OKP serta elemen pemuda di Sidrap,” ujar Andi.
Konsolidasi, kata dia, akan menjadi agenda awal caretaker. Ia ingin seluruh potensi kepemudaan di Sidrap kembali terhubung dalam satu ruang organisasi.
“Kami ingin KNPI menjadi rumah bersama. Karena itu, kami akan membangun komunikasi dengan semua pihak, merangkul seluruh elemen pemuda dan menjalankan agenda organisasi sesuai aturan yang berlaku,” katanya.
Andi menegaskan kepengurusan caretaker akan bekerja secara kolektif dengan mengutamakan kepentingan organisasi.
“Target kami memastikan organisasi tetap berjalan, konsolidasi terlaksana dan proses regenerasi menuju kepengurusan definitif bisa berjalan dengan baik sesuai mekanisme KNPI,” ujarnya.
Penyerahan SK caretaker tersebut menjadi awal bagi kepengurusan baru untuk menata kembali organisasi kepemudaan di Sidrap. Tantangan berikutnya adalah bagaimana membuka ruang komunikasi seluas-luasnya agar berbagai elemen pemuda dapat kembali berhimpun dalam satu wadah.

Komentar