KONI Makassar Sebut Pengunduran Diri Pengurus Bagian dari Dinamika Organisasi

Muh Saddam
Muh Saddam

Senin, 13 Juli 2026 18:27

Kepala Bidang Organisasi KONI Kota Makassar, Andi Mallombassi.
Kepala Bidang Organisasi KONI Kota Makassar, Andi Mallombassi.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar memberikan penjelasan terkait kabar pengunduran diri sejumlah pengurus yang belakangan menjadi perhatian publik.

Kepala Bidang Organisasi KONI Kota Makassar, Andi Mallombassi, mengatakan dinamika yang terjadi merupakan bagian dari proses penataan tata kelola organisasi di bawah kepengurusan yang baru.

“Secara internal memang ada dinamika. Hal itu tidak terlepas dari perubahan sistem tata kelola organisasi yang sedang kami terapkan di KONI Kota Makassar,” kata Andi Mallombassi dalam konferensi pers di Makassar, Senin (13/7/2026).

Ia menjelaskan, salah satu kebijakan yang telah diputuskan melalui rapat pleno adalah ketua cabang olahraga (cabor) tidak lagi diperkenankan merangkap sebagai pengurus KONI Kota Makassar, kecuali dalam kondisi tertentu yang dianggap menjadi kebutuhan organisasi.

Selain itu, pola kerja yang diterapkan pada kepengurusan saat ini juga mengalami sejumlah penyesuaian dibandingkan periode sebelumnya. Menurut Andi, perubahan tersebut membutuhkan komitmen dan penyesuaian dari seluruh pengurus.

“Kami melihat alasan pengunduran diri yang disampaikan pada umumnya lebih kepada persoalan kesibukan dan keterbatasan waktu untuk menyesuaikan dengan ritme kerja di KONI Makassar. Tidak ada persoalan yang bersifat substansial,” ujarnya.

Andi mengungkapkan, dalam sistem kerja yang baru, pengurus didorong untuk lebih aktif terlibat dalam aktivitas organisasi, termasuk menghadiri kantor KONI secara rutin sedikitnya tiga kali dalam sepekan guna membahas berbagai program dan agenda pembinaan olahraga.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan efektivitas koordinasi dan profesionalisme organisasi.

“Barangkali ada rekan-rekan yang karena kesibukan pribadi atau pekerjaan lain belum bisa menyesuaikan dengan pola kerja yang sekarang, sehingga memilih mengundurkan diri dari kepengurusan,” tuturnya.

Meski demikian, Andi memastikan dinamika tersebut tidak memengaruhi jalannya organisasi maupun program pembinaan atlet. KONI Makassar tetap fokus mempersiapkan kontingen menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026 di Kabupaten Bone dan Wajo.

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga08 Agustus 2026 13:33
Dari Balikpapan ke Makassar, Abidzar Tiga Kali Lolos Karantina demi Mimpi Masuk PB Djarum
Pedomanrakyat.com, Makassar – Muhammad Abidzar Alghifari, peserta Audisi Umum PB Djarum 2026 Regional Makassar, kembali menunjukkan kegigihannya...
Berita08 Agustus 2026 12:18
Punya Keluhan Mata, Tulang atau Sendi? Jhoni Khan Buka Konsultasi Pengobatan Herbal di Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Keluhan pada mata, tulang, dan sendi jangan dibiarkan mengganggu aktivitas sehari-hari. Bagi masyarakat yang ingin men...
Politik08 Agustus 2026 10:33
DPC PPP Wajo Bidik Kursi Pimpinan DPRD, Supriadi Arif: Tak Ada Cerita Pemilu Berikutnya Tidak Jadi Pimpinan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Wajo, Supriadi Arif, langsung memas...
Berita08 Agustus 2026 07:46
Gaya Agresif Atlet Belia Makassar Bikin PB Djarum Terpikat di Audisi 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Persaingan atlet muda bulu tangkis di audisi umum PB Djarum 2026 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan semakin ketat ...