KPK dan Pemprov Sulsel Bahas Tata Kelola serta Percepatan MBG di Daerah 3T

Nhico
Nhico

Jumat, 11 September 2026 05:37

KPK dan Pemprov Sulsel Bahas Tata Kelola serta Percepatan MBG di Daerah 3T

Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman menerima kunjungan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI untuk membahas kajian tata kelola anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Selatan.

 

Pertemuan berlangsung di ruang kerja Sekda Sulsel, Rabu (9/9/2026). Agenda tersebut membahas pelaksanaan kajian tata kelola anggaran Program MBG, khususnya terkait penyelenggaraan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.

 

Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

 

Kajian KPK tersebut diarahkan pada penguatan tata kelola pelaksanaan program MBG sebagai bagian dari upaya pencegahan korupsi. Dalam pertemuan itu, pembahasan juga mencakup penyelenggaraan SPPG, termasuk percepatan pelaksanaan program di wilayah terpencil.

 

Jufri Rahman menyambut baik kajian yang dilakukan KPK. Ia menyampaikan bahwa Program MBG memiliki tujuan yang baik sehingga pelaksanaannya perlu terus diperkuat melalui evaluasi dan perbaikan tata kelola.

 

Selaku Penanggung Jawab Satuan Tugas Monitoring dan Evaluasi (Satgas Monev) Program MBG Provinsi Sulsel, Jufri juga menyampaikan sejumlah hal mengenai pelaksanaan program MBG, termasuk progres pembangunan SPPG di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

 

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Makassar Handayani Syaukani dan Koordinator Regional SPPG Sulsel Muhammad Abdi S Gilman.

 

Dari KPK hadir Direktur Monitoring KPK RI Aida Ratna Zulaiha dan Kepala Satuan Tugas Sektor Pangan, Kehutanan, dan Perkebunan Rika Kris.

 

Aida Ratna Zulaiha mengatakan, pertemuan tersebut diinisiasi KPK untuk melakukan kajian terkait tata kelola MBG di Sulsel.

 

“Kita mendiskusikan tentang percepatan MBG itu, khususnya di wilayah terpencil,” ujarnya.

 

Ia mengatakan, pembahasan juga mencakup pembentukan Satgas Percepatan MBG dan dukungan tim percepatan di tingkat provinsi terhadap pelaksanaan program tersebut.

 

“Jadi tadi diskusi tentang itu saja, tentang tugas dan tugasnya tim percepatan dan supportnya tim percepatan provinsi ke program ke percepatan SPPG wilayah terpencil ini,” ungkapnya.

 

KPK juga meminta informasi mengenai SPPG di wilayah terpencil yang belum operasional. Aida berharap tim percepatan di tingkat provinsi dapat terus melakukan pemantauan dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program sesuai kewenangannya.

 

“Kita berharap kepada tim percepatan yang di provinsinya itu untuk terus ikut mengawasi, memantau dan mensupport program MBG yang tentu mensupportnya itu dalam rangka yang memastikan programnya berjalan dengan berintegritas,” pungkasnya. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah11 September 2026 15:09
3 Hari Jemput Bola ke Seberang Danau, Dukcapil Lutim Terbitkan 841 Dokumen Kependudukan
Pedomanrakyat.com, Lutim– Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Luwu Timur terus menghadirkan pelayanan administrasi kependud...
Nasional11 September 2026 14:21
Tiga Bulan Diburu, Kemenhut Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging di Kalteng
Pedomanrakyat.com, Palangka Raya-Kementerian Kehutanan melalui Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Kalimantan, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum...
Nasional11 September 2026 14:14
Hotspot Kalbar Turun Tajam, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla Wilayah Prioritas
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Data terbaru menunjukkan hotspot Karhutla di Provinsi Kalimantan Barat turun signifikan. Kementerian Kehutanan bers...
Daerah11 September 2026 13:27
Bupati Pangkep Yusran Cek Penyaluran BBM Subsidi, Antisipasi Kelangkaan dan Penyalahgunaan
Pedomanrakyat.com, Pangkep — Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Dr. H. Muhammad Yusran Lalogau, S.Pi., M.Si. turun langsung memantau penyalur...