Kunker ke Balocci, Bupati Pangkep Yusran Resmikan Objek Wisata dan Bagikan Bantuan

Nhico
Nhico

Jumat, 15 Juli 2022 11:11

Kunker ke Balocci, Bupati Pangkep Yusran Resmikan Objek Wisata dan Bagikan Bantuan

Pedomanrakyat.com, Pangkep – Kunjungan kerja ke desa Tompo Bulu, kecamatan Balocci, bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau(MYL) meresmikan objek wisata Batu Putih.

Selain meresmikan objek wisata Batu Putih yang terletak di kaki gunung Bulu Saraung, MYL membagikan bantuan sejumlah bantuan untuk warga. Bantuan berupa mesin jahit, buku untuk majelis taklim dan cat pagar.

“17 Agustus tidak lama lagi, ayo kita semangat perlihatkan wajah baru desa kita ini,”ucapnya.

Desa Tompo Bulu sambung MYL, kedepan ditargetkan menjadi desa wisata. Desa Tompo Bulu memiliki kekayaan dan keindahan alam yang dapat menjadi daya tarik wisata.

Nantinya, wisatawan yang berkunjung ke desa Tompo Bulu membutuhkan tempat istrahat dan makan. Inilah yang kita harapkan, masyarakat melihat potensi ini untuk dikelola dengan baik.

Memajukan pariwisata, pemkab Pangkep melalui dinas pariwisata dan kebudayaan telah memberikan pelatihan kepada pemerhati wisata agar wisata berkelanjutan dan keterkaitan.

“Kita juga berfikir, setelah dari Tompo Bulu mereka mau kemana? Bukan hanya satu tempat wisata saja tapi semua tempat wisata bisa dijelajahi oleh mereka yang berkunjung. Dan secara tidak langsung, bisa meningkatkan perekonomian. Kalau perekonomian naik, kesejahteraan masyarakat juga meningkat. Olehnya itu, program ini bukan hanya didukung oleh pemerintah tapi juga masyarakat,”jelasnya.

Kepala desa Tompo Bulu Abdul Kadir mengatakan, potensi wisata desanya sangat banyak. Bukan hanya Batu Putih, tapi ada juga air terjun Tombolo, gunung Bulu Tanah dan sejumlah flora dan fauna endemik.

“Olehnya itu, dengan dukungan Pemkab Pangkep. Desa wisata bisa menjadi desa wisata lokal dan mancanegara,”ucapanya.

Akan tetapi lanjutnya, jalanan menuju desa Tompo Bulu membutuhkan perbaikan agar akses menuju desa Tompo Bulu lebih aman dan nyaman.

Kepala balai latihan kerja(BLK) Pangkep, Syahruddin menjelaskan, pelatihan menjahit akan berlangsung selama sebulan yang diikuti oleh 16 orang peserta.

Selama sebulan, peserta akan diajarkan penggunaan alat, membuat pola hingga proses menjahit.

“Sehingga dalam sebulan, peserta sudah bisa memakai hasil dari pelatihan yang diikuti. Tergantung hasil pelatihannya pakain apa. Harapannya, setelah pelatihan ini masyarakat bisa menghasilkan. Memproduksi dan membantu perekonomian keluarga,”jelasnya.

Pelatihan dilaksanakan secara gratis, pakaian, konsumsi dan pengganti transport.

Peserta akan dibimbing oleh empat orang instruktur.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro08 Juli 2026 15:37
Proyek MYP Pemprov Sulsel Berjalan di Lima Paket Sekaligus
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat pelaksanaan Multi Years Project (MYP) yang mencakup penanga...
Metro08 Juli 2026 15:30
Komisi D DPRD Sulsel Perjuangkan Penyesuaian Kontrak Proyek Multiyears Imbas Lonjakan Harga BBM-Material
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan mendorong penyesuaian harga kontrak proyek multiyears menyusul lonjakan harga mater...
Daerah08 Juli 2026 14:48
Kontrak Berakhir Desember 2026, Ribuan PPPK Paruh Waktu Maros Siap Dievaluasi
Pedomanrakyat.com, Maros – Kontrak 4.639 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Maros akan berakhir pada Des...
Politik08 Juli 2026 14:34
Terkait Aksi Tanam Pisang, Gubernur Sulsel: Kita Bekerja Sesuai Perencanaan
Pedomanrakyat.com, Makassar –Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menjelaskan maksud pernyataannya terkait jalan provinsi yang rus...