Luwu Timur Unjuk Taji! Kinerja Penanganan Stunting Terbaik di Sulsel, Capaian Tembus 75 Persen

Nhico
Nhico

Rabu, 21 Oktober 2026 12:03

Luwu Timur Unjuk Taji! Kinerja Penanganan Stunting Terbaik di Sulsel, Capaian Tembus 75 Persen

Pedomanrakyat.com, Lutim – Pelaksanaan aksi konvergensi pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Luwu Timur (Lutim) berhasil mencapai target 75 persen pada Semester I tahun 2026. Angka tersebut menempatkan Lutim pada jajaran tertinggi di Sulawesi Selatan berdasarkan data aplikasi Webmon Stunting.

Kegiatan evaluasi dan koordinasi strategis tersebut dilaksanakan di Aula Bapelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan pada Selasa, 20 Oktober 2026, yang dihadiri langsung oleh jajaran Bapperida Luwu Timur bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta Dinas Kesehatan.

Capaian ini melanjutkan hasil evaluasi kinerja penanganan stunting Lutim tahun 2025 yang memperoleh predikat “BAIK” dengan nilai akhir 80,7. Hasil penilaian tersebut ditopang oleh indikator konvergensi (K1) sebesar 84,7 dan indikator layanan gizi (K2) sebesar 96,1.

Secara bersamaan, Lutim juga mencatatkan prestasi membanggakan dalam pemenuhan pelayanan dasar masyarakat. Hingga Triwulan III 2026, Kabupaten Luwu Timur mencatatkan Indeks Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Seluruh Bidang sebesar 71,76 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Pinrang (68,91%) dan Kabupaten Sinjai (67,96%).

Menanggapi berbagai capaian positif tersebut, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Luwu Timur, Kamal Rasyid, menyampaikan rasa syukur atas kerja keras bersama seluruh jajaran pemerintah daerah.

“Kita patut bersyukur atas capaian Pemda Luwu Timur dalam penanganan stunting, yaitu kategori BAIK di tahun 2025 dan perolehan nilai 75 pada Semester I tahun 2026,” ujar Kamal Rasyid.

Ia berharap, hasil gemilang ini dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh unsur perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait.

“Semoga dengan capaian ini, seluruh tim dari seluruh OPD dan stakeholder terkait dapat semakin termotivasi untuk melakukan optimalisasi pelaksanaan program, meningkatkan akurasi data dalam proses penginputan laporan secara berkala, serta memantau dan mengevaluasi seluruh tahapan di akhir tahun 2026 ini,” tambahnya.

Ia juga menegaskan komitmen jajarannya untuk terus mengawal visi kepala daerah demi mewujudkan masa depan kabupaten yang bebas dari permasalahan stunting.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional21 Oktober 2026 15:58
Tak Pandang Bulu! Kemenhut Bekukan Enam Perusahaan yang Terlibat Karhutla Kalimantan
Pedomanrakyat.com, Kalimantan – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) membekukan izin enam perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (...
Berita21 Oktober 2026 15:49
Poundfit dan Podcast Keliling di Bukit Baruga, KALLA Dorong Gaya Hidup Sehat-Berkelanjutan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gaya hidup sehat tidak hanya dibangun melalui aktivitas olahraga, tetapi juga didukung lingkungan yang nyaman dan asri...
Daerah21 Oktober 2026 15:24
Pemkab Maros Perpanjang Kerja Sama dengan Unismuh, Fokus Pendidikan hingga Pembangunan Desa
Pedomanrakyat.com, Maros – Pemerintah Kabupaten Maros melanjutkan kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar di bidang pendidikan...
Daerah21 Oktober 2026 15:14
Sekda Lutim Respons Catatan Lima Fraksi, APBD 2027 Ditargetkan Tepat Sasaran
Pedomanrakyat.com, Lutim – Sekretaris Daerah Luwu Timur, Dr. Ramadhan Pirade, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Luwu Timur dengan agenda Pemandang...