Mahasiswa Demo Minyak Goreng di Makassar Sampai Aniaya Polisi Tak Cerminkan Kader PMII

Nhico
Nhico

Selasa, 08 Maret 2022 14:04

Mahasiswa Aniaya Polisi di Makassar.
Mahasiswa Aniaya Polisi di Makassar.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) angkat bicara, usai aksi demonstrasi kelangkaan minyak goreng yang berujung ricuh di depan gedung DPRD Kota Makassar.

Ketua PC PMII Kota Makassar, Ma’ruf Pangewa mengatakan, aksi demonstrasi anarkis yang mengatasnamakan PMII itu sama sekali tidak mencerminkan sebagai kader PMII.

“Mahasiswa yang melakukan aksi hari ini dan anarkis bahkan melakukan diduga melakukan tindakan pidana, adalah mahasiswa yang tidak mencerminkan sebagai kader PMII. Apalagi kalau sampai melukai masyarakat, serta petugas yang melakukan pengamanan di lapangan,” kata Ma’ruf dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (8/3/2022).

“Demonstrasi memanglah baik jika penyampaian aksi dilakukan dengan cara yang beradab dan sudah seharusnya dilakukan di negara demokrasi. Namun, mahasiswa yang melakukan aksi harus paham aturan, aksi yang sifatnya anarkis tidaklah dibenarkan oleh siapapun,” sambungnya.

Ma’ruf menegaskan bahwa, jika ada kader PMII yang terbukti melakukan pelanggaran hukum, maka pihaknya bakal menyerahkan penuh ke pihak penegak hukum.

“Apapun itu jika ada kader PMII Makassar yang terbukti melakukan pelanggaran pidana saat unjuk rasa maka kami selaku Pengurus Cabang yang sah di Kota Makassar, meminta kepada pihak yang berwajib silahkan untuk menyelesaikan masalah itu sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Anggota Polisi yang menjadi korban penganiayaan oleh mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) saat aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Makassar, resmi melapor.

Laporan tersebut tertuang dalam Laporan Polisi (LP) bernomor /402/III/2022/SPKT/Polrestabes Makassar.
Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando KS mengatakan, pihaknya tegas melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

“Anggota yang jadi korban sudah melapor secara resmi. Kami akan selidiki kasus ini,” ungkap Lando.

Penulis : Reza

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional17 Juli 2026 08:55
KPK Nyatakan Laporan Amplop Menhut Raja Juli Selesai: Case Closed
Pedomanrakyat.com, Jakarta – KPK menyatakan persoalan amplop dari Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby yang dilaporkan Menteri Keh...
Daerah16 Juli 2026 23:20
Nurkanaah Hadir Menguatkan Korban Kebakaran di Baranti, Serahkan Santunan Penuh Kepedulian
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, mengunjungi sekaligus menyerahkan santunan kepada korban bencana...
Metro16 Juli 2026 22:20
Paket 2 MYP Sulsel Terus Dikebut, Ruas Panciro–Batas Makassar Hampir Rampung
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pekerjaan Paket 2 Program Multi Years Project (MYP) Sulawesi Selatan terus menunjukkan perkembangan. Hingga Juli...
Metro16 Juli 2026 21:21
Jelang TPA Residu Berlaku, DLH Makassar Genjot Edukasi, Data, dan Ekonomi Sirkular
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada mas...